Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencabut pentil kendaraan yang parkir liar di Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.
Pemprov DKI Tertibkan Parkir dan Jukir Liar di 15 Titik
Achmad Zulfikar Fazli • 8 June 2026 17:26
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menertibkan parkir dan juru parkir (jukir) liar di 15 titik wilayah Jakarta. Penindakan ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat.
“Penertiban dilakukan melalui Operasi Cabut Pentil, penderekan, dan penertiban juru parkir liar,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 8 Juni 2026.
Kegiatan operasi penertiban parkir liar ini dilakukan Dishub DKI Jakarta bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial DKI Jakarta, TNI, dan Polri. Total anggota yang dikerahkan mencapai 600 personel.
Berikut lokasi operasi penertiban parkir liar:
Jakarta Barat
- Cengkareng
- Kalideres
- Kembangan
- Jakarta Pusat
- Jalan Kebon Sirih
- Jalan Wahid Hasyim
Kawasan Thamrin City
- Jakarta Selatan
- Jalan Kasablanka
- Jalan Rasuna Said
- Jalan Dr. Satrio
Jakarta Utara
- Kelapa Gading
- Pademangan
- Pluit
Jakarta Timur
- Jatinegara Timur
- Jatinegara Barat
- Stasiun Jatinegara.
_%20ANTARA_HO-Kominfotik%20Jakarta%20Selatan.jpg)
Dishub Jaksel menjaring 21 motor yang parkir liar di Jalan Prof Doktor Satrio, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta, Selasa (12/5/2026). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan.
Baca Juga:
Pramono Tugaskan Kadishub Baru Bereskan Masalah Parkir Liar di Jakarta |
Operasi penertiban parkir liar ini juga didukung 25 kendaraan operasional, 10 mobil derek, dan lima mobil operasional Dishub, serta Satpol PP, dan Dinas Sosial masing-masing lima mobil rangkaian. Kegiatan ini akan dilakukan sepekan penuh secara berkelanjutan.
“Kami lakukan setiap hari dalam satu minggu ini. Lalu, minggu kedua, tiga kali dalam seminggu, dan minggu ketiga, selanjutnya dua kali dalam seminggu, dan secara berkelanjutan,” tutur Budi.
Budi mengatakan pihaknya akan mengevaluasi operasi penertiban parkir liar setiap satu bulan. Merujuk data Cepat Respons Masyarakat (CRM), terdapat 3.246 laporan masyarakat terkait parkir liar dan menduduki urutan kedua dalam laporan masyarakat.
“Laporan pertama, yang paling banyak tentang jalan, yang kedua tentang parkir liar dan juru parkir liar. Berdasarkan analisis monitoring media pada bulan Mei, isu parkir liar mencapai 253 pemberitaan dengan sentimen negatif,” ungkap Budi.