Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan penataan kawasan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Setu Babakan Jaksel Diawasi Ketat Cegah Lapak Liar
Siti Yona Hukmana • 15 October 2026 12:06
Jakarta: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menguatkan pengawasan di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali lapak dan bangunan liar setelah penataan kawasan tersebut.
"Insya Allah, kita penambahan juga pengawasan dan penjagaan di sini, tapi yang ke depannya adalah kesadaran kita semua yang kita akan bentuk bahwa ini tanggung jawab bukan tanggung jawab pemerintah saja, tapi masyarakat yang ada di sini juga," kata Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Firmanuddin Ibrahim dalam penataan kawasan UPK PBB Setu Babakan Jagakarsa di Jakarta, diansir Antara, Kamis, 15 Oktober 2026.
"Setu Babakan merupakan destinasi wisata, sarana pendidikan, sekaligus kawasan pelestarian kebudayaan Betawi yang perlu dijaga bersama," ujar Firmanuddin.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan penataan kawasan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Firmanuddin menegaskan penataan Setu Babakan tidak hanya berfokus pada penertiban pedagang, tetapi pembenahan infrastruktur pendukung kawasan wisata.
Secara keseluruhan, terdapat 224 pedagang yang terdata. Sebagian besar pedagang telah membongkar kios serta memindahkan barang-barang mereka, baik secara mandiri maupun dengan bantuan petugas.
Selain penertiban pedagang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menindaklanjuti pembenahan saluran air melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta penataan jalan dan jalur pedestrian bersama Dinas Bina Marga. Penataan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, agar pembenahan kawasan dapat dilakukan secara terpadu.
Melalui pengawasan dan keterlibatan masyarakat, Pemkot Jaksel berharap penataan Setu Babakan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Sehingga, fungsi kawasan sebagai destinasi wisata dan pelestarian budaya Betawi tetap terjaga.