Ilustrasi hujan. Foto: Pexels
Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan di Musim Kemarau, Simak Lokasi dan Jadwalnya
Muhamad Marup • 13 October 2026 18:04
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca sepekan ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi turun hujan meski Indonesia kini sedang memasuki musim kemarau.
Melansir BMKG, dinamika atmosfer yang masih aktif tetap mendukung potensi terjadinya hujan dengan intensitas signifikan di sejumlah wilayah. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan karakteristik cuaca antarwilayah di Indonesia, dengan potensi hujan lebat yang dapat terjadi pada wilayah berbeda.
Kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Meski begitu, dinamika atmosfer pada skala regional dan lokal masih mendukung potensi terjadinya hujan dengan intensitas signifikan di sejumlah daerah.
Kondisi ini dipengaruhi oleh Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial, serta Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Mixed Rossby-Gravity (MRG), yang turut mendukung pertumbuhan awan hujan. Selain itu, pola perlambatan angin di sejumlah wilayah serta kondisi suhu permukaan laut yang relatif hangat di perairan sekitar Indonesia bagian barat turut mendukung peningkatan ketersediaan uap air dan pembentukan awan hujan.
Melansir BMKG, dinamika atmosfer yang masih aktif tetap mendukung potensi terjadinya hujan dengan intensitas signifikan di sejumlah wilayah. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan karakteristik cuaca antarwilayah di Indonesia, dengan potensi hujan lebat yang dapat terjadi pada wilayah berbeda.
Kondisi kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Meski begitu, dinamika atmosfer pada skala regional dan lokal masih mendukung potensi terjadinya hujan dengan intensitas signifikan di sejumlah daerah.
Kondisi ini dipengaruhi oleh Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial, serta Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Mixed Rossby-Gravity (MRG), yang turut mendukung pertumbuhan awan hujan. Selain itu, pola perlambatan angin di sejumlah wilayah serta kondisi suhu permukaan laut yang relatif hangat di perairan sekitar Indonesia bagian barat turut mendukung peningkatan ketersediaan uap air dan pembentukan awan hujan.
Lokasi dan Jadwal Hujan
13 – 15 Oktober 2026
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi wilayah berikut.
- Aceh
- Sumatra Barat
- Kep. Riau
- Jambi
- Lampung
- Banten
- Jawa Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
- Papua Selatan
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
- Siaga (hujan lebat – sangat lebat):
- Sumatra Utara.
- Angin Kencang:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Sumatra Selatan
- Bengkulu
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Papua Selatan.
Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.
Periode 16 – 19 Oktober 2026
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi wilayah berikut.
- Sumatra Utara
- Kep. Riau
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Barat
- Papua Barat Daya
- Papua Tengah
- Papua
- Papua Selatan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
- Siaga (hujan lebat – sangat lebat):
- Aceh
- Sumatra Barat
- Papua Pegunungan.
- Angin Kencang:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Sumatra Selatan
- Lampung
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Selatan
- Papua Selatan.
Meskipun musim kemarau masih dominan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi secara lokal. Oleh karena itu, masyarakat dan para pemangku kepentingan perlu tetap mewaspadai potensi genangan, longsoran material, dan sambaran petir yang berpotensi mengikuti.