Inovasi Jadi Kunci Pengusaha Bertahan di Tengah Tantangan Global

Inovasi jadi kunci pengusaha bertahan di tengah tantangan global. Foto: dok Hippi Depok.

Inovasi Jadi Kunci Pengusaha Bertahan di Tengah Tantangan Global

Ade Hapsari Lestarini • 21 October 2026 20:54

Depok: Pemerintah Kota Depok mendorong Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok memperkuat inovasi dan mendampingi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik kelas. Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIPPI Kota Depok periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Eka Kurniawan.

Pemkot Depok mengapresiasi pelantikan tersebut dan berharap kepengurusan baru dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, perwakilan Pemkot Depok mengingatkan pelaku usaha menghadapi berbagai tantangan global yang berdampak hingga tingkat lokal. Disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik menuntut pengusaha untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar mampu bertahan di tengah perubahan.

"Tantangan tersebut perlu diantisipasi melalui kesiapan infrastruktur dan fleksibilitas bisnis. Perubahan teknologi yang memengaruhi keberlangsungan usaha ritel serta cuaca ekstrem yang sempat memicu banjir di sejumlah wilayah Depok menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas sektor," kata dia, Rabu, 21 Oktober 2026.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kota Depok dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang pesat. Potensi ini didukung oleh jumlah penduduk yang besar, sumber daya manusia unggul, kreativitas anak muda yang terbukti mampu berprestasi di tingkat internasional, serta posisi geografis Kota Depok yang strategis dan berdekatan dengan pusat kegiatan ekonomi nasional.
 

 

Wadah strategis bagi pengusaha


Di sisi lain, Depok dinilai memiliki potensi untuk terus mengembangkan kegiatan ekonominya. Potensi tersebut didukung jumlah penduduk, sumber daya manusia, kreativitas generasi muda, serta lokasi yang berdekatan dengan pusat kegiatan ekonomi nasional.

Pemkot Depok mendorong HIPPI menjadi wadah strategis bagi pengusaha untuk memperluas jaringan dan membangun kemitraan dengan sektor perbankan, perguruan tinggi, serta platform digital.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pendampingan UMKM lokal. Dengan demikian, pengembangan UMKM tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah pelaku usaha, tetapi juga pada peningkatan kapasitas bisnis dan kemampuan menjangkau pasar yang lebih luas.

Pemkot Depok juga menekankan bahwa keberhasilan organisasi pengusaha tidak semata-mata diukur dari jumlah anggota atau besarnya agenda yang diselenggarakan. Keberhasilan perlu dilihat dari manfaat dan dampak ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat.

(Ade Hapsari Lestarini)