Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Berangsur Normal Usai Terganggu Kabut Asap

Arsip - Calon penumpang mengambil gambar kedatangan pesawat komersial di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu. (ANTARA/Auliya Rahman)

Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Berangsur Normal Usai Terganggu Kabut Asap

Silvana Febiari • 3 November 2026 14:00

Palangkaraya: Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menyatakan operasional penerbangan mulai kembali normal. Aktivitas penerbangan sempat terganggu akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Senin 2 November 2026 total keberangkatan 10 penerbangan dan total kedatangan 12 penerbangan," kata Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Andi Wiguna, dikutip dari Antara, Selasa, 3 November 2026.

Dia mengungkapkan seluruh penerbangan tetap beroperasi tanpa pembatalan. Meski demikian, jarak pandang sempat menurun pada pagi hari akibat kabut asap karhutla.


Berdasarkan hasil pemantauan, jarak pandang terendah tercatat 50 meter pada pukul 05.00 WIB. Kondisi berangsur membaik dan mencapai 3.000 meter pada pukul 07.00 WIB, hingga mencapai 9.999 meter pada pukul 16.00 WIB.

"Terdapat satu penerbangan Garuda Indonesia GA 551 rute Palangka Raya–Jakarta yang sempat menunggu perbaikan kondisi cuaca dan jarak pandang, sebelum melaksanakan keberangkatan," jelasnya.

Untuk keberangkatan kemarin dari total 10 penerbangan terdapat sebanyak 1.119 pergerakan penumpang dan untuk kedatangan dari total 12 penerbangan terdapat sebanyak 1.257 pergerakan penumpang. Rute penerbangan meliputi Jakarta, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan beberapa lainnya.


Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Selasa (27/10/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Angkasa Pura Indonesia terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang. Tujuannya memastikan kelancaran operasional penerbangan.

"Aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.

Dia menyampaikan seluruh operasional penerbangan dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku. Pihaknya berkomitmen terus menjaga kualitas pelayanan serta memberikan informasi terkini kepada seluruh pengguna jasa bandara.

Pada Rabu, 3 November 2026, terdapat 12 jadwal penerbangan di Bandara Tjilik Riwut, terdiri dari enam keberangkatan dan enam kedatangan. Penerbangan tersebut melayani sejumlah rute, antara lain Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Puruk Cahu.

(Silvana Febiari)