Kementerian PKP Siapkan Program Bedah Rumah 46 Warga Kampung Bahari

Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryanti. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Kementerian PKP Siapkan Program Bedah Rumah 46 Warga Kampung Bahari

Muhammad Adyatma Damardjati • 3 November 2026 15:09

Jakarta: Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bedah rumah bagi warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Puluhan warga dari sejumlah rukun warga (RW) tercatat sebagai penerima bantuan di wilayah tersebut.

“Bapak Presiden Prabowo ingin agar semua masyarakat itu tinggal di rumah yang layak huni. Untuk Kampung Bahari sendiri ada 46 penerima bantuan di beberapa RW,” ujar Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryanti di Kampung Bahari, Jakarta Utara, Selasa, 3 November 2026.

Ia menjelaskan, data penerima bantuan akan divalidasi kembali bersama Wali Kota Jakarta Utara dan Dinas Perumahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Ini juga nanti kita akan data kembali untuk bisa ditambah jika memang ada, bersama Pak Wali dengan Dinas Perumahan, untuk tahun depan atau jika dimungkinkan di tahun ini jika masih ada alokasi yang tersedia,” kata Sri.

Selain itu, Kementerian PKP bersama PT KAI dan pemerintah daerah tengah merumuskan solusi hunian pengganti. Warga yang bermukim di zona terlarang bantaran rel dipastikan tidak diperkenankan mendirikan bangunan.

“Terkait dengan hunian, tadi juga kita sudah diskusikan karena di tempat yang hunian sekarang berada itu memang tidak diperkenankan untuk membangun bangunan. Solusi-solusi inilah yang kita bicarakan,” ucap Sri.


Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto meninjau rumah warga Kampung Bahari, Jakarta Utara. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Pemerintah menegaskan komitmen untuk hadir memberi solusi bagi masyarakat terdampak di kawasan tersebut. Sri mengatakan, KAI telah menyediakan alternatif hunian di kawasan Senen yang dapat dijadikan opsi relokasi.

“Negara tentu harus hadir karena mereka juga bagian dari masyarakat Indonesia. KAI sudah ada hunian di Senen, nanti seperti apa, ini yang kita diskusikan,” ujar Sri.

(Gabriella Thesa Widiari)