Dihantam Banjir, Jembatan Gantung di Aceh Barat Putus

Satu unit jembatan gantung yang membentang di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Woyla, di kawasan Desa Kajeung-Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat rusak parah akibat diterjang banjir, Minggu, 1 November 2026. ANTARA/HO-Istimewa

Dihantam Banjir, Jembatan Gantung di Aceh Barat Putus

Silvana Febiari • 1 November 2026 13:03

Aceh Barat: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan akses jembatan gantung sepanjang seratusan meter yang membentang di antara Desa Kajeung-Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, rusak parah. Kerusakan terjadi setelah sarana penyeberangan ini dihantam banjir pada tengah malam.

“Akibat rusak dan putusnya jembatan gantung ini menyebabkan transportasi warga terganggu,” kata Camat Sungai Mas Zulkifli, dilansir dari Antara, Minggu, 1 November 2026.


Jembatan gantung tersebut sebelumnya juga mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang melanda Aceh pada 26 November 2025. Namun, TNI telah memperbaikinya pada 2026 sehingga kembali dapat digunakan masyarakat sebagai akses penyeberangan dan transportasi.

Hujan deras yang mengguyur Aceh Barat selama dua hari menyebabkan jembatan gantung tersebut kembali rusak parah diterjang banjir. Akibatnya, akses ribuan warga terganggu dan mereka harus memutar hingga lima kilometer untuk menuju ibu kota kecamatan.

“Kerusakan jembatan gantung ini juga sudah kami laporkan kepada pimpinan daerah dan instansi terkait,” ucap Zulkifli.


Satu unit jembatan gantung yang membentang di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Woyla, di kawasan Desa Kajeung-Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat rusak parah akibat diterjang banjir, Minggu, 1 November 2026. ANTARA/HO-Istimewa


Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Dharmawan mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim gabungan ke lokasi bencana sebagai upaya memberikan penanganan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.

(Silvana Febiari)