Sejumlah pedagang tetap berjualan semasa aksi pemadaman lampu serentak di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan.
Aksi Pemadaman Lampu 1 Jam di DKI Kurangi 74 Ton Emisi Karbon
Fachri Audhia Hafiez • 20 September 2026 06:17
Jakarta: Aksi pemadaman lampu selama 60 menit dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia digelar pada Sabtu, 19 September 2026. Aksi ini berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 74,23 ton CO?e di wilayah DKI Jakarta.
"Aksi satu jam ini mengingatkan kita bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi dalam keterangan tertulisnya, dilansir Antara, Minggu, 20 September 2026.
Berdasarkan rekapitulasi PLN UID Jakarta Raya, aksi pemadaman lampu serentak pukul 20.30–21.30 WIB tersebut menghemat penggunaan listrik hingga 92,79 megawatt-jam (MWh) serta menghemat biaya listrik sebesar Rp134,27 juta.
Capaian penghematan energi ini meningkat 23,42 persen dibandingkan aksi serupa pada peringatan Hari Lingkungan Hidup, 13 Juni 2026 lalu, yang mencatatkan penghematan 75,18 MWh.
Dudi menyampaikan bahwa keberhasilan pengurangan emisi ini hendaknya menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk konsisten menerapkan kebiasaan hemat energi. Kontribusi nyata dinilai bisa dimulai dari langkah kecil di lingkungan rumah, tempat kerja, hingga tempat usaha.
"Mematikan lampu yang tidak diperlukan dan menggunakan peralatan listrik sesuai kebutuhan merupakan langkah sederhana yang bisa kita lakukan bersama. Jika dijalankan secara konsisten, manfaatnya dapat terus bertambah," kata Dudi.
.jpeg)
Hari Ozon Sedunia. Foto: Pemprov DKI.
Dudi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pengelola gedung, hingga pelaku usaha yang berpartisipasi aktif dalam aksi tersebut. Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan ini terus meluas dan menginspirasi lebih banyak warga Jakarta.
Untuk menjaga keberlanjutan hemat energi, warga diimbau memanfaatkan cahaya alami pada siang hari serta mematikan pendingin ruangan dan perangkat elektronik saat tidak digunakan. Sementara itu, para pengelola gedung dan tempat usaha didorong untuk mengatur penggunaan listrik secara bijak sesuai jam operasional tanpa mengesampingkan faktor kenyamanan dan keselamatan.