Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (ketiga dari kiri). Foto: Dok. Polri.
Buka IAWP 2026, Kapolri Dorong Polwan Makin Kompetitif di Tingkat Internasional
Fachri Audhia Hafiez • 20 September 2026 13:16
Bali: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa konferensi International Association of Women Police (IAWP) 2026 yang diikuti perwakilan dari 43 negara menjadi momentum penting bagi polisi wanita untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman. Ajang bertaraf internasional ini diharapkan mampu mendorong Polwan Indonesia makin kompetitif di kancah global.
“Baru saja kami melaksanakan pembukaan kegiatan IAWP yang diikuti oleh perwakilan dari 43 negara. Rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai hari ini hingga Kamis mendatang,” ujar Listyo di Bali, Minggu, 20 September 2026.
Listyo berharap forum tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan semangat, kapasitas, serta kompetensi Polwan Indonesia, terutama dalam mendukung pengembangan karier. Hal ini sejalan dengan pandangan Presiden IAWP mengenai krusialnya kesetaraan gender dan penguatan peran polisi wanita.
Keikutsertaan para srikandi Bhayangkara dalam ajang ini juga menjadi sarana strategis untuk memperluas wawasan sekaligus menyerap berbagai pengalaman berharga dari kepolisian negara lain.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (tengah). Foto: Dok. Polri.
“Kami berharap kemampuan dan kapasitas Polwan Indonesia terus meningkat, mampu bersaing di tingkat internasional, serta saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan polisi wanita dari berbagai negara,” ujar Listyo.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, Listyo optimistis Polwan Indonesia dapat terus menunjukkan profesionalisme dan kompetensi unggul sehingga mampu berdiri sejajar dengan polisi wanita dunia. Kapolri menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang mendukung suksesnya gelaran IAWP 2026 dan berharap agenda ini membawa dampak positif berkelanjutan.
“Semoga IAWP menjadi forum yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme polisi wanita,” kata Listyo.