Israel dan Lebanon Gelar Putaran Baru Perundingan di Roma Pekan Depan

Kerusakan akibat serangan Israel di Lebanon. (Anadolu Agency)

Israel dan Lebanon Gelar Putaran Baru Perundingan di Roma Pekan Depan

Muhammad Reyhansyah • 7 July 2026 10:37

Tel Aviv: Israel dan Lebanon akan menggelar putaran baru perundingan di Roma, Italia, pada 14-15 Juli mendatang untuk membahas berbagai isu yang masih menjadi sengketa antara kedua negara.

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat (AS) Yechiel Leiter mengatakan perundingan tersebut akan mempertemukan tim dari kedua pihak guna membahas sejumlah isu yang belum terselesaikan.

"Masih ada sejumlah poin yang menjadi perdebatan dan perlu diselesaikan. Karena itu kami membutuhkan waktu dan kelompok kerja untuk mencapai kesepakatan penuh," kata Leiter dalam forum Council on Foreign Relations di Washington, DC, dikutip dari Anadolu, Selasa, 7 Juli 2026.

Perundingan di Roma merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerangka yang ditandatangani Israel dan Lebanon pada 26 Juni melalui mediasi AS.

Kesepakatan tersebut mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah Lebanon.

Namun, dokumen itu tidak menetapkan jadwal penarikan penuh dan mengaitkan proses tersebut dengan pengambilalihan tanggung jawab keamanan oleh Angkatan Bersenjata Lebanon serta pelucutan senjata kelompok bersenjata non-negara, termasuk Hizbullah.

Pemerintah Lebanon menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah awal untuk memulihkan kedaulatan negara dan memungkinkan warga yang mengungsi kembali ke daerah asal mereka.

Di sisi lain, Hizbullah menolak kesepakatan itu dan menyebutnya tidak berlaku karena mengaitkan penarikan pasukan Israel dengan pelucutan senjata kelompok tersebut.

Menurut data resmi Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 4.300 orang dan melukai lebih dari 12.000 lainnya.

Pasukan Israel juga masih menempatkan personel di sejumlah wilayah Lebanon selatan.

Baca juga:  Netanyahu Gelar Rapat Keamanan untuk Sepakati Titik Penarikan Pasukan dari Lebanon

(Willy Haryono)