Hadapi El Nino, Kementan Perkuat 843 Bank Pakan di 34 Provinsi

Ilustrasi, pemberian pakan ternak. Foto: Asterra.id

Hadapi El Nino, Kementan Perkuat 843 Bank Pakan di 34 Provinsi

Husen Miftahudin • 4 July 2026 12:22

Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan 843 bank pakan yang tersebar di 34 provinsi sebagai strategi menjaga ketersediaan pakan ternak dalam menghadapi dampak El Nino. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan cadangan hijauan pakan dalam bentuk silase dan hay di tingkat kelompok peternak.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda mengatakan keberadaan bank pakan menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas pasokan pakan, terutama ketika produksi hijauan menurun pada musim kemarau.

"Bank pakan saat ini sudah ada 843 unit di 34 provinsi, tujuannya menghasilkan hijauan pakan ternak yang lebih tahan lama, baik dalam bentuk fermentasi atau silase maupun dalam bentuk kering atau hay," ujar Agung saat memaparkan strategi mitigasi El Nino di hadapan Komisi IV DPR RI di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikutip dari Antara, Sabtu, 4 Juli 2026.

Agung menjelaskan penguatan bank pakan dilakukan dengan mendorong peternak mengolah hijauan menjadi pakan awetan yang memiliki masa simpan lebih panjang. Dengan cara tersebut, ketersediaan pakan diharapkan tetap terjaga saat kebutuhan meningkat atau pasokan rumput berkurang akibat musim kering.

"Pengelolaan bank pakan juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan usaha peternakan agar tidak terlalu terdampak fluktuasi ketersediaan pakan akibat perubahan kondisi iklim dan musim," beber Agung.
 

Baca juga: El Nino Berbeda dengan Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG


(Ilustrasi. Foto: Freepik)
 

Perkuat kemandirian kelompok peternak


Selain berfungsi sebagai cadangan pakan, bank pakan juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelompok peternak dalam mengelola sumber daya pakan secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

Kementan juga mendorong integrasi bank pakan dengan pengembangan hijauan pakan yang tahan terhadap kekeringan, disertai dukungan layanan kesehatan hewan guna menjaga produktivitas ternak.

Agung menegaskan optimalisasi bank pakan menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan subsektor peternakan nasional.

"Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan subsektor peternakan nasional melalui sistem penyediaan pakan yang lebih terkelola dan adaptif di tingkat daerah," tutup Agung.

(Husen Miftahudin)