Kondisi kerusakan rumah yang terdampak gempa M 7,7 Flores di Desa Peoza Karamba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 21 Agustus 2026. Dokumentasi BNPB
Lintas Pemuda Gelar Doa untuk Korban Bencana: Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
Achmad Zulfikar Fazli • 11 September 2026 23:15
Jakarta: Puluhan anak muda dari berbagai kalangan dan profesi menggelar doa bersama untuk korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan terhadap para korban bencana alam.
Doa bersama ini di antaranya diikuti influencer, konten kreator, politisi, pengusaha muda yang tergabung dalam Generasi Muda Pembaharuan (Gempar) Indonesia. Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua Umum Gempar Yohanes Harry D. Sirait, didampingi Wakil Ketua Umum Gempar yang juga anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Hillary Brigitta Lasut.
Ketua Pantia kegiatan, Hillary mengatakan doa bersama ini bentuk solidaritas kemanusiaan untuk mendoakan para korban bencana alam atau keselamatan bangsa yang tengah melanda negeri saat ini, seperti Gempa NTT dan erupsi beberapa gunung.
"Doa bersama untuk korban bencana adalah bentuk kepedulian dan ikhtiar batin untuk memohon perlindungan serta ketabahan bagi saudara-saudara kita yang terdampak," jelas Hillary dalam keterangan tertulis, Jumat, 11 September 2026.

Wakil Ketua Umum Gempar Hillary Brigitta Lasut. Dok. Istimewa
Dalam kesempatan itu, Hillary menjelaskan dalam waktu dekat, Gempar Indonesia akan menggandakan kegiatan Natal Nasional di Sulawesi Utara. Kegiatan itu juga akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Perayaan Natal tahun ini dijadikan momentum penting bagi semua pihak memperkuat solidaritas untuk sesama umat.
"Perayaan Natal 2026 kerap menjadi momentum untuk saling berbagi dan menunjukkan rasa empati antar seksama. Semisal, Generasi Muda Pembaharu (Gempar) Indonesia yang merayakan Natal," ujar Hillary.