Proses evakuasi korban yang terjepit di gerbong wanita. Foto: Tangkapan Layar.
Korban Terjepit yang Tengah Dievakuasi Tinggal 2 Orang
Siti Yona Hukmana • 28 April 2026 06:56
Jakarta: Proses evakuasi korban kecelakaan kereta yang terjepit di gerbong wanita terus dilakukan oleh tim medis, PT KAI, dan Basarnas. Saat ini tersisa dua korban terjepit yang tengah dievakuasi dari semula tujuh orang.
"Tadi lima menit sebelum saya online dengan Metro TV saya menyaksikan sendiri ada dua pelanggan kita yang masih dinyatakan hidup di dalam, dengan penanganan yang sangat cepat dari tim medis dari Basarnas dan tim KAI yang bekerja sama menyelamatkan korban tersebut," kata Vice President PT KAI Anne Purba dalam Breaking News Metro TV, Selasa, 28 April 2026.
"Bahwa ditanya kenapa lama (proses evakuasi), karena ada beberapa tindakan yang melibatkan tim medis di dalam dan ini sangat luar biasa sekali," ujar Anne.

Vice President PT KAI Anne Purba dalam Breaking News Metro TV, Selasa, 28 April 2026. Foto: Tangkapan Layar.
Kecelakaan kereta ini melibatkan kereta rel listrik (KRL) PLB 5568A (CL KPB–CKR) dengan kereta jarak jauh Argo Bromo PLB 4B relasi Gambir–Surabaya, Pasar Turi. Insiden terjadi di Stasiun Bekasi Timur, KM 28+920 pada pukul 20.52 WIB, Senin, 27 April 2026.
Akibat insiden ini, 81 penumpang luka-luka dan tujuh orang meninggal. Sebanyak 81 korban luka dirawat di sembilan rumah sakit sekitar Bekasi Timur.