Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia Disertai Frasa Provokatif

Spanduk bendera Israel yang dipasang di Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Foto: Middle East Eye

Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia Disertai Frasa Provokatif

Fajar Nugraha • 22 April 2026 08:19

Gaza: Tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia di Gaza, yang menampilkan bendera Israel.

Tampak spanduk itu terpampang bendera Israel dengan frasa "Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya" dalam bahasa Ibrani.

“Gambar spanduk baru tersebut mulai beredar di saluran Telegram Israel pada hari Senin, dengan salah satu saluran menulis: "Batalyon 9208 Brigade Negev sedang bersiap untuk Hari Peringatan dan Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Indonesia, Jabalia,” laporan dari Middle East Eye, Rabu 22 April 2026.

Spanduk tersebut tampaknya merujuk pada sebuah ayat dari Taurat, yang juga menjadi inspirasi di balik nama sandi untuk perang Israel tahun 2025 melawan Iran - "Singa yang Bangkit".

Rumah Sakit Indonesia tidak lagi dapat melayani pasien karena Israel berulang kali menargetkan fasilitas kesehatan tersebut selama perang mereka di Gaza. Setelah pertama kali dikepung oleh pasukan Israel pada November 2023 dan dikuasai selama beberapa bulan, rumah sakit ini dibuka kembali pada Juni 2024 sebagai satu-satunya fasilitas medis di Gaza utara yang melayani pasien, sebelum diserbu lagi pada tahun 2025, yang menyebabkan penutupannya.

Sejak Oktober 2023, setidaknya 72.560 warga Palestina telah tewas dalam perang genosida Israel di Gaza, lebih dari 21.000 di antaranya adalah anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Setidaknya 784 warga Palestina telah tewas sejak gencatan senjata tahun lalu.

Sektor kesehatan di Gaza sangat terdampak, dengan kurangnya peralatan medis dan masuknya ahli bedah karena blokade Israel yang memperparah kesulitan ekstrem yang sudah ada.

Waktu pemasangan spanduk tersebut bertepatan dengan "Hari Kemerdekaan" di Israel, yang diperingati dari Selasa hingga Rabu, tahun ini menandai 78 tahun sejak negara tersebut mendeklarasikan diri sebagai negara setelah Nakba pada tahun 1948, pembersihan etnis terhadap lebih dari 750.000 warga Palestina dari tanah air mereka.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)