Seluruh Pasien Super Flu di Kota Malang Hanya Menjalani Rawat Jalan

ilustrasi medcom.id

Seluruh Pasien Super Flu di Kota Malang Hanya Menjalani Rawat Jalan

Daviq Umar Al Faruq • 12 January 2026 21:12

Malang: Seluruh pasien yang sempat terdeteksi terinfeksi influenza A H3N2 subclade K atau yang disebut super flu di Kota Malang, Jawa Timur, kini telah dinyatakan sembuh. Sebanyak 17 pasien yang terdata dipastikan tidak mengalami gejala berat dan hanya menjalani perawatan rawat jalan.

“Semua pasien yang terdata itu hanya menjalani rawat jalan di Puskesmas Dinoyo. kondisinya terpantau dengan baik dan sekarang sudah sehat semuanya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, saat dikonfirmasi, Senin, 12 Januari 2026.

Husnul menjelaskan, temuan kasus influenza A H3N2 tersebut diketahui melalui sistem sentinel Influenza Like Illness (ILI) yang diterapkan di Puskesmas Dinoyo. Sistem ini berfungsi sebagai alat pemantauan dini terhadap pasien dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tertentu.
 


“Gejalanya meliputi batuk, demam, nyeri tenggorokan, badan terasa pegal, nyeri kepala, dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celsius. Pasien dengan kriteria itu masuk dalam kategori sentinel ILI,” jelas Husnul.

Dari hasil pemantauan tersebut, petugas kemudian mengambil sampel spesimen pasien. Sampel dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, sebelum akhirnya diperiksa lebih lanjut melalui Whole Genome Sequencing (WGS) di Jakarta.

“Dari hasil pemeriksaan laboratorium di Jakarta, teridentifikasi adanya influenza varian H3N2, dengan rincian satu kasus pada September, satu kasus Oktober, dan 15 kasus pada November,” beber Husnul.


Ilustrasi pencegahan penyakit menular. Foto: Istimewa.


Meski sempat menjadi perhatian publik, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan kasus tersebut tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB). Kasus ini juga tidak menimbulkan dampak serius terhadap layanan kesehatan.

“Tidak ada pasien yang mengalami kondisi berat. Sekarang semuanya sudah sehat,” tegas Husnul.

Dinas Kesehatan Kota Malang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diharapkan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah penularan penyakit pernapasan.

“Jaga kondisi tubuh, cukup istirahat, konsumsi makanan bergizi. Kalau merasa kurang enak badan, sebaiknya tidak keluar rumah. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker,” imbau Husnul.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)