Ketua Umum Imlek Nasional Irene Umar bersama Wakil Ketua Umum Imlek Nasional Veronica Tan secara resmi membuka Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (22/2/2026). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)
Imlek Festival 2026, WamenPPPA: Keberagaman Jadi Kelebihan Indonesia
Achmad Zulfikar Fazli • 22 February 2026 23:05
Jakarta: Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (WamenPPPA), Veronica Tan, menekankan pentingnya memaknai keberagaman sebagai kelebihan Indonesia. Keberagaman menjadi kekuatan Indonesia untuk semakin erat dan membuktikan pada dunia, hal tersebut tidak menjadi masalah untuk saling toleransi dan menghargai.
"Kita bukan seragam, tapi keberagaman itu adalah kelebihan daripada Indonesia," kata Veronica dalam pembukaan Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 22 Februari 2026.
Kekuatan soal keberagaman tersebut dapat dilihat melalui dihadirkannya semboyan "Bhinneka Tunggal Ika". Dia berharap semboyan itu dapat diterapkan semua pihak dalam kehidupan sehari-hari.
"Jadi bagaimana kita menjadikan keberagaman ini menjadi satu kekuatan untuk kita semua, sehingga Bhinneka Tunggal Ika itu benar-benar terjadi dan ada di bumi Indonesia ini," kata Wakil Ketua Umum Imlek Nasional itu.
Baca Juga:
Wamenekraf: Imlek Festival Tunjukkan Harmonisnya Keberagaman Bangsa |
.jpeg)
Perayaan Imlek Nasional yang mengusung tema Harmoni Imlek Nusantara digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu, 22 Februari 2026. Metrotvnews.com/Aris Setya
Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara dirancang sebagai ruang temu kebangsaan yang mere?eksikan semangat "Bhinneka Tunggal Ika". Acara tersebut ingin menonjolkan keberagaman bukan hanya sumber perpecahan bagi Indonesia, melainkan kekuatan yang menyatukan masyarakat sekaligus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.
Istilah Imlek merupakan produk akulturasi khas Nusantara, yang menunjukkan tradisi ini telah melebur dan menjadi bagian dari identitas bersama bangsa Indonesia.
Selain mempererat kebersamaan masyarakat, festival ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi rakyat melalui peningkatan transaksi UMKM serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, sehingga menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai perayaan kebangsaan, panitia acara ingin menekankan Indonesia adalah bangsa besar yang mampu merawat perbedaan sebagai kekuatan bersama.
Festival tersebut bukan hanya panggung budaya, tetapi juga simbol persatuan, ruang kolaborasi lintas komunitas, serta motor penggerak ekonomi rakyat.
Panitia turut ingin menunjukkan melalui semangat "Bhinneka Tunggal Ika", Imlek Nusantara menjadi re?eksi wajah Indonesia yang inklusif, toleran, dan optimistis menatap masa depan.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, membeberkan berbagai rangkaian acara festival yang diselenggarakan mulai 17 Februari-3 Maret 2026, akan menunjukkan arti nyata dari semboyan tersebut.
"Surprise-surprise yang ada untuk menunjukkan Bhinneka Tunggal Ika, kekayaan Indonesia yang luar biasa, dimana berbeda-beda kita tetap satu," kata Irene.
Irene yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Imlek Nasional itu menekankan keberagaman di Indonesia semakin meriah dan indah dengan hadirnya bulan Ramadan yang dirayakan oleh umat muslim dalam waktu berdekatan.