Oknum Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Lecehkan Santri Pakai Modus Kisah Nabi

Ilustrasi pelecehan seksual. (Metrotvnews.com)

Oknum Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Lecehkan Santri Pakai Modus Kisah Nabi

Rhobi Shani • 18 February 2026 13:52

Jepara: Salah satu pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara diduga melakukan pelecehan terhadap seorang santri putri. Korban bahkan sempat diancam jika melaporkan tindakan asusila tersebut.

Kuasa hukum korban, Erlinawati, telah melaporkan terduga pelaku berinisial AJ ke polisi. Hingga kini, baru satu korban yang melapor.

"Korban baru mengaku, setelah didesak oleh pihak keluarga," ujar Erlinawati di Jepara, Rabu, 18 Februari 2026. 
 


Peristiwa itu diduga terjadi pada April 2025 saat korban berusia 18 tahun dan menjabat sebagai pengurus pondok pesantren. Korban mengalami trauma sehingga baru melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jepara pada November 2025.  

Korban sempat mendapat ancaman dari pelaku yang juga berperan sebagai guru di pondok tersebut. Ancaman itu membuat korban takut untuk jujur kepada keluarganya. 


Ilustrasi korban pelecehan seksual. Foto: Dok. ANTARA/HO.


Pelaku diduga memanipulasi psikologis korban dengan menggunakan kisah-kisah ulama dan ajaran agama sebagai kedok. Taktik ini membuat korban semakin terpengaruh.

"Gudang (tempat produksi air minum dalam kemasan) menjadi tempat yang melancarkan aksinya. Saat menggauli korban, korban diceritakan kisah-kisah nabi," kata Erlina.

Saat ini, terduga pelaku belum ditangkap. Meskipun korban, dua saksi, dan berbagai bukti telah diperiksa dan diserahkan.

“Jadi saat melakukan aksi tersebut, pelaku memfotonya. Dikirimkan juga kepada korban. Tak jarang pelaku juga mengirim foto vulgar. Memang santri tidak boleh membawa HP. Tapi korban dijadikan pengurus, agar diperbolehkan membawa HP,” beber Erlina.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto melalui Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna, menuturkan jika kasus pelecehan itu sudah di tahap penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Jepara. "Sudah ditangani. Masih dalam lidik," kata Dwi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)