Pengurus Vihara Amurva Bhumi Prediksi Keramaian Imlek hingga 2 Pekan

Ilustrasi Ibadah Imlek. Dok. MI

Pengurus Vihara Amurva Bhumi Prediksi Keramaian Imlek hingga 2 Pekan

Siti Yona Hukmana • 17 February 2026 12:41

Jakarta: Pengurus Vihara Amurva Bhumi, Setiabudi, Jakarta Selatan, memprediksi keramaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung hingga perayaan Cap Go Meh atau sekitar dua pekan setelah Imlek. Prediksi ini disampaikan pengurus atau biokong Vihara Amurva Bhumi, Zaini Arifin.

"Perkiraan keramaian sampai dua minggu atau Cap Go Meh," kata Zaini seperti dikutip dari Antara, Selasa, 17 Februari 2026.

Zaini mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai hal menjelang Imlek, mulai dari memandikan patung dewa (rupang) hingga membersihkan vihara. Ibadah Imlek dimulai dari kebaktian, prosesi ibadah, hingga sembahyang dengan vihara dibuka selama 24 jam.

"Buka 24 jam. Sampai nanti sore enggak ada kebaktian lagi, tinggal sembahyang saja," ujar Zaini.

Sementara terkait prediksi pengunjung, Zaini tak bisa memprediksi jumlahnya, sebab banyak umat yang keluar masuk. Namun, dipastikan kapasitas Vihara mencapai 80.000 orang.

"Kapasitas bisa mencapai 80.000 orang kalau ada hari kebaktian dan ulang tahun vihara saat bulan kedelapan tahun China," katanya.

Di  sisi lain, Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penjagaan di dua Vihara selama perayaan Tahun Baru Imlek untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berlangsung aman dan kondusif. Titik pengamanan terfokus pada dua Vihara di wilayah Jakarta Selatan, yakni Vihara Bio Hok Tek Tjen Sin (Kebayoran Lama) dan Vihara Amurva Bhumi (Setiabudi). 


Ilustrasi Polisi, Metro TV/Safira Prameswari

Pengamanan dilaksanakan secara sinergi yang melibatkan unsur TNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub) serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Imlek. 

Personel gabungan ditempatkan di dua Vihara untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi area ibadah, serta patroli dialogis. Hal itu untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.



Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)