Presiden Prabowo Subianto dalam forum bisnis US Chamber of Commerce di Washington D.C., Amerika Serikat (AS), Rabu (18/2/2026) sore waktu setempat. (ANTARAFOTO/Hafidz Mubarak A)
Prabowo: Papan Interaktif Digital Jadi Kunci Transformasi Pendidikan
Achmad Zulfikar Fazli • 19 February 2026 14:19
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemasangan papan interaktif digital (smart interactive flat) di sekolah-sekolah menjadi bagian utama strategi digitalisasi pendidikan nasional. Program ini dirancang untuk memastikan seluruh siswa, termasuk di wilayah terpencil, mendapatkan akses pendidikan berkualitas melalui teknologi.
"Sangat mengharukan ketika saya menerima pesan dari kepala sekolah di daerah terpencil di Papua yang mengatakan untuk pertama kalinya mereka merasakan perhatian seperti ini," ujar Presiden dalam forum bisnis US Chamber of Commerce di Washington D.C, Amerika Serikat (AS), dikutip dari Antara, Kamis 19 Februari 2026.
Dalam pemaparannya, Presiden menyebut hingga akhir Desember 2025, pemerintah telah mendistribusikan lebih dari 288 ribu layar interaktif ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
Rata-rata setiap sekolah telah memiliki satu layar yang ditempatkan di salah satu ruang kelas. Presiden Prabowo menargetkan akan menambah tiga lagi di setiap sekolah.
Target jangka panjangnya, seluruh ruang kelas di Indonesia akan dilengkapi papan tulis pintar sebelum akhir masa jabatannya. Melalui perangkat tersebut, seluruh materi kurikulum sekolah nasional telah terintegrasi dalam sistem digital dan dapat diakses kapan saja.
Teknologi ini juga memungkinkan pembelajaran jarak jauh. Pemerintah menyiapkan studio pusat berisi guru-guru terbaik yang dapat mengajar secara daring ke berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan dan pegunungan yang kekurangan tenaga pengajar.
"Kami memiliki studio pusat berisi guru-guru terbaik Indonesia yang mengajar melalui sistem jarak jauh. Inilah yang kami sebut digitalisasi pendidikan Indonesia, dan kami sangat serius menjalankannya," jelas dia.

Smartboard IFP. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Baca Juga:
Prabowo Cerita soal MBG hingga Berantas Korupsi di Depan Pengusaha AS |
Kepala Negara juga menekankan digitalisasi pendidikan memungkinkan pemantauan proses belajar secara real time. Dari pusat, pemerintah dapat memonitor aktivitas kelas, kehadiran guru, hingga dinamika pembelajaran.
Menurut dia, respons dari siswa, orang tua, dan guru terhadap program ini sangat positif. Antusiasme yang tinggi dinilai menjadi indikator transformasi digital di sektor pendidikan berjalan ke arah yang tepat.
"Bagi saya, sangat mengharukan melihat hasil cepat dari program tersebut. Ke depan, kami mulai melihat hasilnya dan akan terus melanjutkan berbagai reformasi lainnya," ujar Presiden.