Ilustrasi ledakan (medcom.id)
Polisi Selidiki Ledakan Petasan di Situbondo
Silvana Febiari • 18 February 2026 17:21
Situbondo: Kepolisian Resor (Polres) Situbondo menyelidiki kasus ledakan di rumah warga yang diduga menjadi tempat produksi petasan (mercon). Ledakan tersebut mengakibatkan tujuh orang mengalami luka bakar dan satu korban di antaranya meninggal dunia.
"Sesuai keterangan saksi warga sekitar lokasi kejadian, ledakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB," kata Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie di lokasi kejadian ledakan, seperti dilansir Antara, Rabu, 18 Februari 2026.
Ledakan itu, lanjut dia, menyebabkan tujuh orang mengalami luka bakar dan patah tulang. Sementara satu korban lainnya atas nama Supriyadi (50) meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan rumah.
Menurut Kapolres Bayu, lima korban akibat ledakan petasan yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25) dan Ibu Kulsum (60) telah dibawa ke RSUD Asembagus. Sedangkan satu korban Abdurrahman (15) dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bakar cukup serius.
"Untuk korban Abdurrahman dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem, karena luka bakar sekitar 90 persen," kata dia.

Garis polisi terpasang di lokasi kejadian ledakan petasan di Dusun Mimbo Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Rabu, 18 Februari 2026. ANTARA/Novi Husdinariyanto
Sebelumnya, rumah milik Kulsum (60) warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, ambruk setelah terjadi ledakan hebat sekitar pukul 12.00 WIB. Ledakan diduga berasal dari serbuk petasan yang disimpan di dalam rumahnya.
Berdasarkan pantauan, rumah Ibu Kulsum yang diduga menjadi tempat penyimpanan serbuk dan pembuatan petasan rata dengan tanah. Sejumlah rumah warga di sekitar lokasi juga rusak terdampak ledakan petasan.