Menlu Belarusia-Rusia Desak Pembebasan Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Menlu Belarusia Maxim Ryzhenkov. (mfa.gov.by)

Menlu Belarusia-Rusia Desak Pembebasan Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Willy Haryono • 4 January 2026 20:42

Minsk: Menteri Luar Negeri Belarusia Maxim Ryzhenkov dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membahas situasi di Venezuela melalui sambungan telepon, dan sepakat perlunya segera memulihkan tatanan hukum di negara tersebut. Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Belarusia dalam pernyataan resmi pada Sabtu lalu.

“Perbincangan via telepon berlangsung antara Maxim Ryzhenkov dan Sergey Lavrov. Mereka membahas situasi di Venezuela,” ujar pernyataan Kemlu Belarusia, dikutip dari Antara, Minggu, 4 Januari 2026.

Dalam pembicaraan itu, kedua menteri menekankan pentingnya mengembalikan kondisi Venezuela ke dalam kerangka hukum serta memastikan adanya penilaian hukum internasional yang komprehensif atas peristiwa yang terjadi.

“Tujuannya adalah untuk segera mengembalikan situasi ke kerangka hukum dan memastikan penilaian hukum internasional yang menyeluruh,” lanjut pernyataan tersebut.

Belarusia dan Rusia juga sepakat untuk mengoordinasikan langkah-langkah secara erat di berbagai forum internasional utama, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menurut pernyataan itu, kedua pihak menilai situasi terkini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keamanan regional dan global.

“Mereka sepakat bahwa situasi saat ini merupakan pelanggaran yang tidak dapat diterima terhadap prinsip-prinsip utama hukum internasional, terutama penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah,” bunyi pernyataan tersebut.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Moskow dan Minsk bersatu mengecam keras apa yang mereka sebut sebagai agresi Amerika Serikat terhadap Venezuela, yang dinilai melanggar norma-norma hukum internasional.

Kedua menteri juga mendesak pembebasan Presiden Venezuela yang sah, Nicolas Maduro, beserta istrinya, serta menuntut agar keduanya dikembalikan ke ibu kota Venezuela.

Baca juga:  Anwar Ibrahim Minta AS Segera Bebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)