Kondisi sinoptik gelombang laut di sejumlah perairan Sumatra Utara. ANTARA/HO-BMKG
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sumut hingga 10 Agustus
Silvana Febiari • 7 August 2026 15:20
Medan: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatra Utara (Sumut). Gelombang diperkirakan mencapai ketinggian empat meter sebagai dampak angin kencang.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Christen Ordain Novena mengatakan gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu.
"Kondisi tersebut berpotensi terjadi mulai 8 pagi hingga 10 Agustus pagi 2026," kata Christen, dilansir dari Antara, Jumat, 7 Agsutus 2026.
Selain itu, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Batu, perairan barat Sumatra Utara, dan perairan timur Kepulauan Nias. Sementara suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat Sumatra berpotensi meningkatkan penguapan, sehingga kandungan uap air di atmosfer turut bertambah.
Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Sumatra bagian utara. Pola angin di wilayah perairan Sumatra bagian utara umumnya bergerak dari tenggara barat dengan kecepatan angin berkisar 4-30 Knot
(1).jpg)
Ilustrasi gelombang tinggi Medcom.id
BMKG mengeluarkan peringatan kepada nelayan yang menggunakan perahu waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Peringatan juga ditujukan bagi kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kapal feri juga diimbau meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.