Road to Jia Curated Tokyo 2026. Foto: dok Masaako Inoue Bouillon/Jia Curated Tokyo 2026.
Begini Cara Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Berbasis Desain
Ade Hapsari Lestarini • 6 August 2026 21:30
Jakarta: Jia Curated kembali menggelar pameran desain, kriya, dan budaya terbesar sepanjang penyelenggaraannya pada 13-17 Agustus 2026 di Pantai Pengembak, Sanur, Bali. Ajang ini menghadirkan lebih dari 250 brand serta mempertemukan desainer, arsitek, perajin, dan pelaku industri kreatif dari berbagai negara di Asia dan dunia.
Penyelenggaraan tahun ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kreativitas, kriya, dan kolaborasi lintas budaya di kawasan Asia.
Sebelumnya, Jia Curated menggelar Road to Jia Curated-Tokyo Edition yang memperkenalkan karya desain kontemporer Indonesia kepada komunitas kreatif Jepang. Program tersebut menjadi wadah pertukaran budaya sekaligus membuka peluang kolaborasi baru antara pelaku industri kreatif di Asia.
Mengusung tema Nature Weave, Jia CURATED 2026 untuk pertama kalinya digelar di lanskap alami Pantai Pengembak, Sanur. Tema tersebut mengangkat hubungan antara manusia, desain, dan alam melalui pendekatan yang regeneratif dan berkelanjutan.
Melalui konsep tersebut, penyelenggara ingin mendorong para desainer, arsitek, dan perajin untuk menghasilkan karya yang selaras dengan lingkungan, sekaligus memperkuat tanggung jawab terhadap keberlanjutan.
Berlandaskan semangat gotong royong, Jia Curated terus mengembangkan kolaborasi sebagai fondasi utama kreativitas. Platform ini mempertemukan kreator lokal dan internasional, brand, perajin, institusi, hingga komunitas untuk bertukar gagasan dan membangun kemitraan jangka panjang.
Tahun ini, Jia Curated menghadirkan sejumlah program baru. Salah satunya Project Benih, program kolaborasi lintas budaya yang mempertemukan desainer, perajin, dan produsen dari Indonesia, Jepang, serta Taiwan untuk menghasilkan karya bersama yang akan dikembangkan menjadi pameran keliling di berbagai negara Asia.
Selain itu, Spotlight on Philippines akan menampilkan perkembangan desain kontemporer Filipina melalui kurasi desainer dan workshop kriya terbaik dari negara tersebut.

Road to Jia Curated Tokyo 2026. Foto: dok Masaako Inoue Bouillon/Jia Curated Tokyo 2026.
Architecture in Scale
Sementara itu, Architecture in Scale kembali digelar dengan menampilkan maket karya 25 biro arsitektur terkemuka dari Indonesia dan Asia, termasuk Kengo Kuma & Associates.
Jia Curated juga kembali menghadirkan 360° Design Dialogues, forum diskusi yang mempertemukan arsitek, desainer, dan pemikir kreatif dari Indonesia maupun mancanegara untuk membahas masa depan desain, budaya, dan komunitas melalui pertukaran gagasan lintas disiplin.
Selama beberapa tahun terakhir, Jia Curated terus menarik perhatian pengunjung internasional, peserta pameran, serta media arsitektur, desain, dan gaya hidup dari berbagai negara. Penyelenggara berharap edisi 2026 juga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat Indonesia untuk menyaksikan perkembangan desain dan kriya nasional di panggung global.
"Antusiasme yang kami rasakan saat memperkenalkan Jia Curated di Tokyo semakin meyakinkan kami desain Indonesia memiliki tempat yang penting dalam percakapan kreatif dunia," ujar Co-Founder dan Co-Curator Jia Curated, Budiman Ong, dalam keterangan tertulis, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Budiman, Jia Curated ingin terus membangun koneksi internasional sekaligus mengajak masyarakat Indonesia lebih mengenal potensi desain dan kriya nasional.
"Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya terinspirasi oleh karya-karya yang ditampilkan, tetapi juga oleh berbagai kemungkinan yang lahir ketika kriya, budaya, dan kolaborasi bertemu," kata dia.
Selain pameran, Jia Curated juga menghadirkan pertunjukan musik dan seni budaya setiap sore yang memadukan tari tradisional, penampilan band, hingga pertunjukan DJ untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Penyelenggara juga akan menyambut buyer internasional yang diharapkan membuka peluang kolaborasi bisnis bagi desainer, perajin, serta inovator material dari kawasan Asia.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, Jia Curated menegaskan perannya tidak hanya sebagai pameran tahunan, tetapi juga sebagai platform diplomasi kreatif yang mempertemukan pelaku industri Indonesia dengan mitra regional maupun internasional.