Korban Tewas Banjir di Assam India Bertambah Menjadi 100 Orang

Korban tewas akibat banjir di Assam, India, bertambah menjadi 100 orang, dengan sekitar 1,1 juta warga terdampak. (Anadolu Agency)

Korban Tewas Banjir di Assam India Bertambah Menjadi 100 Orang

Willy Haryono • 10 August 2026 14:36

Guwahati: Korban tewas akibat banjir di Negara Bagian Assam, India, bertambah menjadi 100 orang, menurut pernyataan Otoritas Penanggulangan Bencana Negara Bagian Assam (ASDMA) di akhir pekan kemarin.

ASDMA melaporkan dua korban jiwa tambahan sehingga jumlah korban meninggal mencapai 100 orang.

Kepala Menteri Assam Himanta Biswa Sarma mengatakan sekitar 1,1 juta orang terdampak banjir yang melanda 25 distrik di negara bagian tersebut. Dalam unggahannya di platform X, Sarma menyebut lebih dari 2.000 pusat distribusi bantuan kini beroperasi di seluruh Assam.

"Upaya rehabilitasi masih terus berlangsung," tulisnya, dilansir dari Anadolu Agency, Senin, 10 Agustus 2026.

Pemerintah Assam juga mulai melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah pada Minggu untuk menilai kerusakan akibat banjir di seluruh distrik terdampak.

"Rumah yang rusak, ternak, dan seluruh dampak lainnya akan didokumentasikan hingga 31 Agustus. Tidak ada satu pun keluarga yang akan tertinggal dalam memperoleh hak rehabilitasinya," kata Sarma.

Awal bulan ini, sedikitnya delapan orang meninggal dunia dan delapan lainnya masih dinyatakan hilang setelah hujan deras mengguyur negara bagian Kerala, India selatan.

India pada setiap tahunnya mengalami musim hujan monsun yang berlangsung antara Juni hingga September. Curah hujan tinggi pada periode tersebut kerap memicu banjir, tanah longsor, serta kerusakan infrastruktur dan permukiman.



Baca juga:  Hujan Deras dan Terjangan Banjir Tewaskan 8 Orang di Kerala India

(Willy Haryono)