Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar.
Airlangga Sebut Ratas Bahas Kinerja Ekonomi hingga Diskon Transportasi Lebaran
Kautsar Widya Prabowo • 11 February 2026 20:04
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan perkembangan indikator makroekonomi terkini serta paket stimulus jelang Lebaran Idulfitri 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Airlangga menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV mencapai 5,39 persen, tertinggi di antara negara-negara G20.
“Ini merupakan capaian yang sangat baik dan menunjukkan daya tahan ekonomi nasional tetap kuat,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Februari 2026.
Dari sisi ekspansi ekonomi, sektor manufaktur masih berada di level ekspansi dengan angka 52,6. Indeks Keyakinan Konsumen pada Januari meningkat menjadi 127 dibandingkan Desember. Sementara Mandiri Spending Index tercatat di level 372,5.
Penjualan riil juga tumbuh 7,9 persen secara tahunan, naik signifikan dari Desember yang sebesar 3,5 persen. Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 68 bulan berturut-turut dengan nilai 2,51 miliar dolar AS.
Realisasi investasi gabungan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp1.931,2 triliun. Cadangan devisa tetap tinggi di posisi 154,6 miliar dolar AS, sementara pertumbuhan kredit tercatat 9,69 persen.
“Terkait outlook negatif tersebut, Bapak Presiden meminta agar dibuat penjelasan yang lebih lengkap dalam forum serasehan ekonomi bertajuk Indonesia Economic Outlook yang akan digelar Jumat nanti,” jelas Airlangga.
Dalam rapat tersebut, Airlangga turut melaporkan paket stimulus ekonomi triwulan I, termasuk realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperkirakan mencapai Rp60 triliun hingga akhir kuartal pertama.
Pemerintah juga memberikan berbagai insentif transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, antara lain diskon tiket kereta api dan angkutan laut sebesar 30 persen, diskon jasa penyeberangan 100 persen, serta potongan harga tiket pesawat sebesar 17–18 persen.
“Estimasi anggarannya secara keseluruhan adalah Rp911,16 miliar, di mana porsi APBN sebesar Rp639,86 miliar dan non-APBN sebesar Rp271,3 miliar,” ujar Airlangga.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar.
Selain itu, pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan pada Februari berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (desil 1–4), dengan total anggaran Rp11,92 triliun. Pemerintah daerah diminta memastikan kelancaran distribusi logistik.
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga akan diberlakukan pada 16, 17, 25, 26, dan 27 guna mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas menjelang hari raya.
Lebih lanjut, Airlangga melaporkan perkembangan perundingan Indonesia–Amerika Serikat. Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri agenda pada 19 Februari, yang berdekatan dengan rencana penandatanganan ART (Agreement on Reciprocal Tariff).
“Pembahasan mengenai pembaruan perundingan Indonesia-Amerika Serikat juga menjadi bagian dari laporan kepada Bapak Presiden,” kata Airlangga.