Presiden Prabowo Subianto dalam halalbihalal purnawirawan TNI AD. Foto: Tangkapan layar Youtube Setpres.
Presiden Prabowo Beri Pengarahan TNI-Polri
M Ilham Ramadhan Avisena • 9 February 2026 13:39
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin, 9 Februari 2026. Agenda tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan untuk evaluasi kinerja serta penentuan langkah strategis ke depan di bidang pertahanan dan keamanan.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan rapim TNI-Polri diikuti oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Peserta rapat berasal dari tingkat komando kewilayahan hingga pimpinan satuan di daerah.
"Iya, rutin kan tiap tahun. Ini kan acara rutin saja, evaluasi, apa langkah-langkah ke depan. Biasa, kita dapat pengarahan dari presiden,” ujar Maruli kepada pewarta di Istana Kepresidenan.
Menurut Maruli, peserta rapim berasal dari unsur TNI dan Polri dengan jenjang tertentu. Ia menjelaskan, setelah pengarahan Presiden Prabowo, pembahasan akan dilanjutkan secara berjenjang di internal masing-masing matra.
"Ya nanti ada rapim TNI lagi, nanti rapim Angkatan Darat lagi, turunan-turunan dari petunjuk presiden, apa yang kita lakukan," tuturnya.
“Saya kurang tahu jujur aja, tapi ini kan rutin ya TNI-Polri mungkin evaluasi,” kata Tito.

Foto ilustrasi TNI. Foto: Dok/Puspen TNI AD
Ia menambahkan, rapim TNI-Polri digelar berdekatan dengan rapat koordinasi kepala daerah yang sebelumnya berlangsung di Sentul. Menurutnya, agenda awal tahun biasanya dimanfaatkan Presiden untuk menyampaikan arahan umum.
"Kemarin kan ada rapat di Sentul rakor seluruh kepala daerah. Itu awal tahun biasanya beliau sampaikan ke kepala daerah, nah ini juga mungkin awal tahun juga untuk TNI Polri," ujarnya.
Tito memperkirakan pembahasan tidak jauh dari isu pertahanan, keamanan, serta kesiapan menghadapi agenda nasional ke depan. "Terutama yang berhubungan dengan tugas TNI Polri pertahanan dan keamanan. Kemudian juga mungkin evaluasi kemarin Natal dan Tahun Baru relatif aman. Kemudian nanti kan ada event besar yaitu Ramadan dan Hari Raya," kata dia.
"Saya pikir nggak akan jauh-jauh dari situ, tapi apapun jujur aja nggak tau ini kan hanya dugaan saya saja," pungkas Tito.