Tarhib Ramadan/Silaturahim untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah digelar di Auditorium lantai 5, Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Sukapura, Kepala Gading, Jakarta Utara. Dok. Istimewa
Tarhib Ramadan Dinilai Jadi Momentum Penyucian Hati
Achmad Zulfikar Fazli • 12 February 2026 18:38
Jakarta: Tarhib Ramadan/Silaturahmi untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah digelar di Auditorium lantai 5, Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Sukapura, Kepala Gading, Jakarta Utara, Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penyucian hati dan penguatan komunitas.
Tarhib Ramadan yang digelar Rumah Sakit Islam Jakarta Group itu menghadirkan penceramah dari Dewan Mudir Muhammadiyah Boarding School Ki Bagus Hadikusumo, Nur Ahmad. Dalam ceramahnya, dia berharap kegiatan pengajian pegawai Tarhib Ramadhan yang digelar RSIJ Group dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak.
“Mudah-mudahan dari mengajinya kita hari ini bisa memberikan ilmu yang bermanfaat dan menjadi landasan untuk beramal. Karena kalau kita beramal tidak pakai ilmu maka hal itu bisa ditolak sama Allah atau tidak diterima,” jelas Nur Ahmad saat memberikan ceramah dalam kegiatan tersebut, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Dia juga berpesan Ramadan merupakan bulan yang diberkahi lantaran banyak hikmah dan keutamaan yang bisa diambil.
“Pada bulan Ramadan Allah menurunkan rahmat yang banyak. Rahmat itu dari berbagai bentuknya termasuk memberikan ampunan bagi hambanya yang selama sebelum bulan Ramadan ada hal-hal tidak sesuai,” ujar dia.
Selain itu, kata dia, dalam bulan suci Ramadan, Allah memberikan kesempatan bagi hambanya untuk berdoa sebanyak-banyaknya. Menurutn dua, dalam bulan suci Ramadan, doa-doa akan dikabulkan oleh Allah SWT.
“Maka kita tambahkan doa itu khususnya di bulan Ramadan dan waktu penting menjelang berbuka berdoa, menjelang subuh atau sesudah sahur juga berdoa,” papar dia.
Sementara itu, Ketua BPH Satu RSIJ, Moh. Agus Syamsudin, mengajak para pegawai RSIJ Group untuk benar-benar memaknai bulan suci Ramadan 2026 dengan baik dan benar.
“Khusus RSIJ Group karena kita bersifat melayani saudara-saudara kita yang sedang sakit. Jadi apakah puasa ini akan berdampak pada proses pelayanan kita, apakah kita bisa lebih sabar, lebih empati kepada saudara-saudara kita yang sakit dan benar-benar lebih ramah dan melayani,” jelas dia.
Baca Juga:
Jelang Ramadan, Program JMN Fokus Pembangunan Masjid di Wilayah 3T |
Dengan demikian, dia berharap pada momentum bulan suci Ramadan tahun ini para pegawai RSIJ Group dapat memberikan perubahan-perubahan yang memberikan arti dan makna.
“Jangan sampai kita sudah susah payah puasa menahan haus dan lapar tidak memberikan dampak,” ujar dia.
Hal senada disampaikan Direktur Utama RS Islam Jakarta Sukapura Kelapa Gading, Tresia Mahaputeri. Tresia berharap kegiatan Tarhib Ramadan dapat memberikan motivasi bagi pegawai, dokter dan perawat untuk terus semangat, serta aktif melayani pasien.
“Karena di bulan suci Ramadan dilipatgandakan pahalanya dan ini menjadi motivasi bagi pegawai semuanya dokter dan perawat untuk tetap aktif dan lebih semangat lagi melayani pasien di bulan Ramadan,” tegas dia.
dr. Tresia menjelaskan soal tujuan launching atau peresmian program Sigma. Menurut dia, program Sigma bertujuan membina pegawai agar aktif membaca Al-Quran hingga beramal saleh.
“Kita memiliki komunitas dan menyinergikan antara pegawai agar bisa aktif dalam beribadah selain bekerja. Ibadah-ibadah yang sifatnya seperti mengaji dan salat,” ujar dia.