Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berkoordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran KM. Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa. Dok. Kemenhub

Kemenhub Pastikan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II Berjalan Aman

Insi Nantika Jelita • 2 August 2026 15:46

Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berkoordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran KM. Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu, 2 Agustus 2026. Fokus utama adalah memastikan evakuasi penumpang dan awak kapal berlangsung cepat, aman, dan optimal.

Berdasarkan laporan dari lapangan, kejadian kebakaran diperkirakan terjadi di Perairan Utara Sumenep pada pukul 06.00–07.00 WIB. Informasi mengenai insiden tersebut diterima pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Dalam upaya penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget menyiarkan terjadinya kecelakaan kapal, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Basarnas. Sebagai informasi pada saat kejadian, kondisi cuaca cerah berawan.

Pada saat yang sama, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) mengerahkan kapal patroli KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian. Sementara itu, Distrik Navigasi menyiapkan Kapal Negara (KN) Masalembo guna mendukung operasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Salah satu kapal yang pertama menemukan posisi KM. Mutiara Sentosa II adalah Meratus Project 3. Lantaran kapal sedang mengangkut muatan berbahaya (dangerous cargo), proses evakuasi tidak dapat dilakukan langsung.

Untuk mengoptimalkan upaya penyelamatan, evakuasi selanjutnya melibatkan kapal lain yang berada di sekitar lokasi. Hingga laporan pendahuluan disusun, unsur-unsur yang terlibat dalam proses pertolongan meliputi TB. Hasnur 26, KM. Prakarsa Mas, KM. Meratus Pematang Siantar, dan KM. Transco Arafura.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penyelamatan berjalan dengan baik.

"Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif," tegas Masyhud, dalam keterangan tertulis, dilansir dari Antara, Minggu, 2 Agustus 2026.

KM Mutiara Sentosa II terbakar di perairan utara Sumenep, Jawa Timur. (Dokumentasi. Metro TV).jpg

Berdasarkan laporan sementara di lapangan, penumpang menunggu proses evakuasi kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama seluruh pihak terkait juga menyiapkan langkah-langkah penanganan, termasuk pendirian posko untuk mendukung koordinasi operasi penyelamatan.

Masyhud menambahkan proses evakuasi dan penanganan masih berlangsung. Namun, penyebab kebakaran masih diselidiki.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga terus memantau perkembangan di lapangan. Pihaknya akan menyampaikan informasi lanjutan setelah seluruh data selesai diverifikasi.

"Kami akan menyampaikan perkembangan penanganan insiden ini secara berkala setelah seluruh informasi yang diterima dari lapangan selesai diverifikasi, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Masyhud.

(Achmad Zulfikar Fazli)