Rewiring Hope Indonesia dan Pemda DIY Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Neurosains

Poster July Transformation Series 2026 yang akan digelar di Taman Budaya Yogyakarta pada 3-4 Juli 2026. (Foto: Dok. Ist)

Rewiring Hope Indonesia dan Pemda DIY Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Neurosains

Patrick Pinaria • 28 May 2026 11:16

Yogyakarta: Yayasan Rewiring Hope Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyelenggarakan July Transformation Series 2026, rangkaian kegiatan edukatif dan ilmiah yang berfokus pada transformasi pendidikan berbasis neurosains. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 3-4 Juli 2026 di Taman Budaya Yogyakarta.

Program ini menjadi bagian dari upaya membangun pendekatan pendidikan yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik melalui pemanfaatan ilmu neurosains dan pendekatan human-centered learning.

Penyelenggaraan kegiatan ini mendapat dukungan internasional melalui hibah yang diperoleh oleh The Excellent Study sebagai awardee dari:

  • IBRO-Brain Awareness Week 2026
  • Dana Foundation
  • IBRO Speaker Support Grant 2026

Dukungan tersebut mencerminkan pengakuan global terhadap pengembangan pendidikan berbasis neurosains di Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi antara komunitas lokal dan jejaring ilmiah internasional.

Ketua panitia July Transformation Series 2026 mengatakan kegiatan ini tidak hanya berbicara mengenai metode belajar, tetapi juga mengenai bagaimana pendidikan dapat menjadi ruang pemulihan dan penguatan manusia secara utuh.

"Ketika otak dipahami, hati dihormati, dan relasi dipulihkan, belajar tidak lagi melukai. Belajar menjadi proses penyembuhan."
 
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam mengawal pengembangan pendidikan khas Kejogjaan yang berakar pada nilai kemanusiaan, budaya, dan gotong royong, namun tetap memiliki wawasan global dan berbasis ilmu pengetahuan mutakhir.
 

Rangkaian kegiatan

Rangkaian kegiatan July Transformation Series 2026 terdiri atas dua agenda utama. 
 

1. Brain Awareness Week 2026

Brain Awareness Week 2026 bertajuk 'Kisah Otak yang Tangguh' akan digelar pada 3 Juli 2026 di Taman Budaya Yogyakarta dengan peserta usia 10-18 tahun.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye global Brain Awareness Week yang bertujuan meningkatkan literasi neurosains di kalangan generasi muda. Melalui pendekatan kreatif, reflektif, dan partisipatif, peserta akan diajak memahami bagaimana otak bekerja dalam menghadapi tantangan, mengelola emosi, serta membangun ketangguhan diri.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental sejak usia dini, memperkuat kemampuan refleksi diri, serta membangun karakter pembelajar yang adaptif dan resilien.
 

2. Teaching the Healing Brain

Agenda kedua, yakni forum ilmiah satu hari bertajuk Teaching the Healing Brain yang akan berlangsung pada 4 Juli 2026 di Taman Budaya Yogyakarta.
 
Forum ini menghadirkan ruang dialog lintas disiplin bagi pendidik, akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk mendiskusikan integrasi neurosains dalam praktik pembelajaran.

Topik utama yang akan dibahas meliputi neuroplastisitas dalam proses belajar, regulasi emosi dalam konteks pendidikan, serta penguatan resiliensi kognitif peserta didik.

Melalui forum ini, penyelenggara berharap dapat menjembatani temuan riset dengan praktik pendidikan sehari-hari guna mendorong sistem pembelajaran yang tidak hanya efektif secara akademik, tetapi juga mendukung pemulihan dan kesejahteraan psikologis peserta didik.
 

Penguatan ekosistem pendidikan human-centered

Kolaborasi antara Rewiring Hope Indonesia dan Pemerintah Daerah DIY mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang menempatkan manusia sebagai pusat proses belajar.

Pendekatan berbasis neurosains dinilai semakin relevan dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini, terutama terkait kesehatan mental, motivasi belajar, serta ketahanan kognitif generasi muda.

Partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan sekaligus mendorong inovasi pembelajaran yang berkelanjutan di Indonesia.

Pendaftaran seluruh rangkaian kegiatan dibuka hingga 31 Mei 2026. Kuota peserta terbatas dan pendaftaran dapat ditutup lebih awal apabila kapasitas telah terpenuhi.

Informasi lengkap dan pendaftaran tersedia melalui www.rewiringhope.or.id.

(Rosa Anggreati)