Gubernur Jateng Siapkan Gerakan Bersepeda bagi ASN

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. ANTARA/Zuhdiar Laeis

Gubernur Jateng Siapkan Gerakan Bersepeda bagi ASN

whis • 30 March 2026 21:34

Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi merencanakan gerakan bersepeda bersama bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat sebagai langkah efisiensi energi.

"Efisiensi, kita nunggu surat edaran dari pemerintah yang insyaallah tanggal 31 (Maret) nanti akan terbit," kata Luthfi di Semarang seperti dilansir Antara, Senin, 30 Maret 2026.

Namun, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah merencanakan setidaknya sejumlah langkah efisiensi bagi ASN. "Provinsi Jawa Tengah sudah mengambil langkah satu, kita sudah punya namanya 2.500 Desa Mandiri Energi. Itu nanti kita maksimalkan," katanya.

Ia mengatakan Pemprov Jateng juga akan mengoptimalkan peran badan usaha milik daerah (BUMD) di sektor energi. Menurut dia, Jateng memiliki BUMD Jateng Agro Berdikari (JTAB) yang turut mengelola gas alam dan sudah digunakan di beberapa tempat di Jateng.

Efisiensi juga akan menyasar pola mobilitas ASN, salah satunya adalah mendorong ASN dan pejabat publik menggunakan sepeda hingga transportasi umum saat berangkat kerja.
 


"Kami sudah bikin reng-reng (rencana), sudah kami kalkulasi, kalau perlu besok hari tertentu semua ASN kita naik sepeda, dengan seluruh bupati-wali kota. Jadi, ke kantor naik sepeda, kalau perlu lari," katanya.

Namun, ia mengingatkan penerapan kebijakan tersebut masih dalam tahap penghitungan dan kajian. Untuk hari tertentu ASN dan pejabat publik harus ke kantor dengan sepeda, ia mengaku belum tahu pasti dan menunggu hasil kajian. Selain itu, kata dia, ASN dan pejabat Pemprov Jateng yang akan ke kantor juga akan didorong menaiki kendaraan umum.


Ilustrasi Medcom.id

Sedangkan untuk wacana penerapan WFH (work from home) bagi ASN di Jateng, kata dia, juga masih dalam tahap pembahasan. Ia mengatakan sejauh ini Pemprov Jateng belum memutuskan skema yang pasti dan masih menunggu arahan pusat.

"WFH, juga sama dikaji. Kalau enggak hari apa (WFH) masih dikaji. Begitu nanti pemerintah sudah bikin edaran, kita langsung (jalankan)," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)