Sejumlah kapal nelayan di pesisir Kebumen terdampar dan mengalami kerusakan berat akibat dihantam gelombang tinggi. Dokumentasi/ Media Indonesia
Belasan Kapal Nelayan di Kebumen Rusak Dihantam Gelombang Tinggi
Media Indonesia • 31 July 2025 16:26
Kebumen: Gelombang tinggi disertai angin kencang menghantam pesisir Kebumen, Jawa Tengah, pada Selasa sore, 29 Juli 2025, menyebabkan 15 kapal nelayan terdampar dan mengalami kerusakan berat. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Cuaca ekstrem memaksa awak kapal (ABK) meninggalkan perahu di tengah laut demi keselamatan. Dari 15 kapal yang terdampak, 7 berhasil dievakuasi, 5 masih tenggelam di laut, dan 3 mengalami kerusakan parah.
“Dari 12 kapal yang kemarin tenggelam, tujuh kapal berhasil dievakuasi. Sebagian besar bodi kapal masih utuh meski ada mesin dan peralatan yang hilang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Udy Cahyono, Kamis, 31 Juli 2025.
| Baca: 24 Perahu Nelayan di Tasikmalaya Karam Akibat Cuaca Buruk
|
Akibat kondisi tersebut, sekitar 350 kapal di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir terpaksa berhenti melaut karena cuaca belum membaik.
Udy menyebut tim gabungan langsung bergerak mengevakuasi kapal-kapal yang terdampak. Lima kapal lain masih berada di kedalaman 10–15 meter dan belum dapat diangkat.
BPBD telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk mendukung proses evakuasi lanjutan setelah kondisi laut dinyatakan aman.