Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. (dok. Metro TV)
Program Seribu Jalan Mulus Bengkulu Perkuat Akses Pertanian dan Pariwisata
Patrick Pinaria • 17 October 2026 09:45
Bengkulu: Pemerintah Provinsi Bengkulu melanjutkan program Seribu Jalan Mulus dengan memperbaiki sejumlah ruas jalan provinsi yang menghubungkan kawasan sentra pertanian dan wilayah rawan banjir. Program yang berjalan pada 2025 hingga 2026 ini diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus membuka peluang pertumbuhan sektor pariwisata.
Salah satu ruas yang menjadi sasaran perbaikan, yakni jalan Air Periukan-Simpang Tiga Ngalam di Kabupaten Seluma. Kawasan tersebut merupakan sentra pertanian yang menopang perekonomian Provinsi Bengkulu, dengan perkebunan kelapa sawit, tanaman padi, dan palawija sebagai sumber penghasilan masyarakat.
Perbaikan jalan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain, termasuk Kabupaten Rejang Lebong, Kaur, dan Bengkulu Tengah. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mempermudah akses jual-beli hasil bumi dan mendukung peningkatan penghasilan petani, termasuk di wilayah penghasil kopi Bengkulu.
Kondisi jalan di salah satu wilayah Bengkulu yang menjadi gambaran pentingnya peningkatan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat. (dok. Metro TV)
Namun, pembangunan jalan tidak hanya membutuhkan anggaran dan pengerjaan fisik. Pemerintah daerah juga diminta berkomitmen menjaga kondisi jalan agar dapat digunakan sesuai kapasitasnya, terutama dengan mengendalikan kendaraan yang melintas agar tidak melebihi batas tonase.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, komitmen pemerintah kabupaten, wali kota, hingga kepala desa menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan jalan. Menurutnya, pemerintah provinsi tidak dapat mengawasi seluruh ruas jalan sendirian.
"Makanya kenapa kok ada yang didahulukan, ada yang tidak, salah satunya penyebabnya itu. Kita minta komitmen pemerintah daerah. Karena pemprov tentu nggak bisa menjaga keseluruhan," ujar Helmi dalam tayangan program Metro Siang di Metro TV, Jumat, 16 Oktober 2026.
Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu memastikan jalan yang telah diperbaiki dijaga dan digunakan sesuai peruntukannya. Pengawasan terhadap kendaraan yang melintas diperlukan agar beban kendaraan tidak melampaui kapasitas jalan.
"Kalau pemerintah daerahnya komitmen, bertanggung jawab setelah dibangun akan dijaga, akan dikontrol kendaraan roda empat yang melalui itu tidak boleh melebihi dari tonase, ayo kita jalankan. Karena anggaran kita terbatas," katanya.
Selain menyasar kawasan pertanian, Pemprov Bengkulu mulai memperbaiki jalan Rawa Makmur di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, pada 2026. Ruas tersebut selama ini kerap tergenang air ketika musim penghujan sehingga mengalami kerusakan.
Perbaikan dilakukan dengan meninggikan dan melebarkan badan jalan serta membangun drainase. Jalan Rawa Makmur juga memiliki peran penting karena menghubungkan wilayah Bengkulu dengan Pesisir Selatan, Sumatra Barat, sekaligus menjadi akses utama bagi mahasiswa menuju Kampus Universitas Bengkulu.
Helmi mengatakan, pengerjaan jalan tersebut berjalan lancar. Ia meminta masyarakat turut mengawasi pelaksanaan pembangunan agar program dapat berjalan dengan baik.
"Ini komitmen pemerintah provinsi bantu rakyat. Rakyat kepengen jalan mulus, jalan bagus, drainase, dan itu yang dibuat hari ini," kata Helmi.
Ia menjelaskan, pelebaran jalan dan pembangunan drainase dilakukan bersamaan dengan peninggian badan jalan. Meski demikian, jalan tersebut belum dibangun menjadi dua jalur.
"Dua jalur belum ya. Kita baru dilebarkan saja dan drainasenya saja, cuman sudah bisa digunakan," ujarnya.
Destinasi wisata alam di Bengkulu menjadi salah satu potensi yang dapat didukung melalui peningkatan akses jalan dan konektivitas antardaerah. (dok. Metro TV)
Program Seribu Jalan Mulus juga diharapkan memberikan dampak terhadap sektor pariwisata. Dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp2,5 triliun yang dialokasikan untuk sepuluh kabupaten/kota, perbaikan jalan provinsi ditargetkan dapat memperkuat konektivitas antardaerah.
Infrastruktur jalan yang lebih baik berpeluang mempermudah perjalanan wisatawan menuju berbagai destinasi di Bengkulu. Provinsi ini memiliki sejumlah ikon wisata, di antaranya Benteng Marlborough dan Pantai Panjang yang dikenal dengan hamparan pasir putihnya.
Melalui perbaikan akses jalan, program Seribu Jalan Mulus diharapkan tidak hanya mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan, serta pertumbuhan ekonomi daerah.