Ilustrasi. Foto: Dok MI
IHSG Dibuka Turun 25 Poin ke Level 5.917
Eko Nordiansyah • 15 October 2026 09:26
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 15 Oktober 2026, IHSG berada di zona merah sebesar 5.917,130.
IHSG dibuka melemah 25,89 poin atau 0,44 persen. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,97 poin atau 0,50 persen ke posisi 591,62.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG melemah sebanyak 61,328 poin setara 1,03 persen ke level 5.881,696. IHSG berada di level tertinggi 5.917 dan terendah di 5.879.
Sebanyak 134 saham menguat pada perdagangan pagi ini. Adapun sebanyak 448 saham emiten lainnya melemah, dan 166 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp1,729 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 5,877 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp10.354,242 triliun.
Baca Juga :
Rupiah Dibuka ke Rp17.948/USD Hari Ini

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
IHSG diperkirakan cenderung mixed
Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin, 14 Oktober 2026, IHSG ditutup menguat 17,05 poin atau 0,29 persen ke level 5.943,02. Penguatan tersebut merespon dari keputusan IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 dari 5,0 menjadi 5,1 persen turut memperkuat kepercayaan investor.Penguatan ini terlihat dari sembilan dari 11 sektor yang bergerak positif, terutama sektor teknologi yang naik 2,59 persen, meskipun pasar tetap perlu waspada terhadap harga minyak tinggi akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah dan penantian data inflasi AS.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari Dow Jones turun 0,09 persen, S&P 500 merosot 1,10 persen, dan Nasdaq anjlok 1,88 persen. Tekanan pasar terutama dipicu oleh inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga tahun ini.
Sentimen negatif tersebut diperburuk oleh aksi jual saham sektor teknologi dan semikonduktor di tengah kekhawatiran terhadap keterbatasan pasokan peralatan produksi cip, meningkatnya persaingan produsen Tiongkok, serta keberlanjutan investasi infrastruktur AI. Saham Nvidia turun 3,2 persen, Broadcom melemah 3,1 persen, Micron terkoreksi 4,1 persen, dan AMD anjlok 5,7 persen.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diperkirakan cenderung mixed dengan adanya ruang berada di zona merah. Di saat yang sama, investor terus mencermati perkembangan tensi geopolitik Timur Tengah, yield US Treasury, inflasi AS, & arah kebijakan suku bunga The Fed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.