Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto (ANTARA/Ali Nur Ichsan)
TNI Siapkan 2.700 Prajurit untuk Enam Batalion Teritorial di Papua Tengah
Whisnu Mardiansyah • 13 October 2026 16:02
Nabire: Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 2.700 prajurit untuk memperkuat enam Batalion Teritorial Pembangunan (TP) tambahan di Papua Tengah. Penempatan personel tersebut ditujukan untuk melengkapi keberadaan satuan teritorial di seluruh delapan kabupaten di provinsi tersebut.
Komandan Korem (Danrem) 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto mengatakan personel untuk enam batalion tambahan mulai tiba secara bertahap sejak 9 Oktober 2026. Untuk sementara, para prajurit ditempatkan di Nabire dan Mimika sambil menunggu kesiapan markas di kabupaten tujuan.
"Setiap batalion memiliki kekuatan 450 prajurit sehingga enam batalyon membutuhkan total 2.700 prajurit. Penempatan tersebut ditujukan untuk enam kabupaten yang belum memiliki Batalion TP," ujarnya di Nabire, seperti dilansir Antara, Selasa, 13 Oktober 2026.
Enam kabupaten yang menjadi sasaran penempatan tersebut ialah Dogiyai, Deiyai, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya. Adapun Batalion TP 804 telah berada di Nabire, sedangkan Batalion TP 820 berlokasi di Mimika.
Vivin menjelaskan, personel yang disiapkan untuk wilayah Dogiyai, Deiyai, dan Paniai secara bertahap telah tiba di Nabire. Sementara itu, sebagian prajurit yang akan ditempatkan di Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya telah berada di Mimika.
Penempatan sementara dilakukan karena fasilitas markas enam batalion di kabupaten tujuan belum siap digunakan. Selama menunggu penyelesaian fasilitas tersebut, para prajurit diperbantukan pada satuan TNI yang telah beroperasi di Nabire dan Mimika.
"Di Nabire, misalnya, untuk sementara para prajurit Batalyon TP yang sudah datang diperbantukan pada satuan Korem, Brigif, Batalion TP 804, dan satuan terkait lainnya," ujarnya.
Menurut Vivin, personel akan diberangkatkan ke masing-masing kabupaten setelah markas batalyon siap digunakan. Melalui penambahan enam batalion tersebut, TNI menargetkan seluruh kabupaten di Papua Tengah memiliki satu Batalion TP.
(2).jpeg)
Upacara peringatan HUT ke-81 TNI. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
Penyiapan satuan tambahan ini menjadi bagian dari penataan kekuatan teritorial TNI di Papua Tengah. Dengan demikian, keberadaan Batalion TP ditargetkan dapat menjangkau seluruh wilayah kabupaten di provinsi tersebut.
Selain menjalankan tugas pertahanan, keberadaan Batalyon TP diharapkan dapat mendukung kegiatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, realisasi penempatan personel di enam kabupaten tersebut masih menunggu kesiapan markas.
Vivin mengatakan sejumlah lokasi pembangunan markas Batalion TP membutuhkan dukungan pemerintah daerah. Dukungan tersebut diperlukan untuk menunjang kesiapan fasilitas sebelum personel ditempatkan secara definitif di kabupaten tujuan.