KSAL Laksamana Muhammad Ali (kiri). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Pangkormar dan KSAL Bahas Pembentukan Batalyon Sniper
Achmad Zulfikar Fazli • 13 October 2026 14:03
Jakarta: Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dan Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Mayor Jenderal Endi Supardi membahas pembentukan Batalyon Sniper dan penambahan alat utama sistem senjata (alutsista). Pembahasan dilakukan untuk mempersiapkan peningkatan kemampuan tempur Korps Marinir.
"Dibahas kebutuhan penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan rencana pembentukan Batalyon Sniper," tertulis dalam keterangan tertulis Korps Marinir dikutip dari Antara, Selasa, 13 Oktober 2026.
Pembahasan pembangunan Batalyon Sniper dan penambahan alutsista tersebut dilakukan dalam rapat internal TNI AL melalui video conference, Senin, 12 Oktober 2026. Pangkormar Endi Supardi beserta jajaran pejabat Korps Marinir mengikuti rapat dari Mako Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 4 Marinir Purboyo, Malang Selatan.

Ilustrasi. Metrotvnews.com
Pihak Korps Marinir menjelaskan pembahasan juga mencakup rencana validasi organisasi melalui penambahan satuan Brigade Infanteri Marinir. Fasilitas itu dibangun di sejumlah wilayah kepulauan Indonesia untuk memperkuat postur pertahanan.
Namun, pihak Korps Marinir belum memerinci pembangunan Batalyon Snipper dan lokasinya. Mereka juga belum memerinci jumlah dan jenis penambahan alutsista.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel Rana Karyana belum menjelaskan soal pembentukan Batalyon Sniper dan penambahan alutsista. Sebab, masih dalam pembahasan.
"Itu masih dalam proses kajian kami," ujar Rana.