Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah saat membuka Piala Kadispora Kompetisi Basket 3x3 di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur, Jumat, 2 Oktober 2026.
Ajang Uji Kemampuan Atlet Basket 3x3, 68 Klub Bersaing Piala Kadispora DKI 2026
Whisnu Mardiansyah • 3 October 2026 13:51
Jakarta: Piala Kadispora DKI Jakarta Tahun 2026 Bola Basket 3x3 Road To PON Pantai I/2026 resmi bergulir di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur. Turnamen yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta bersama DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) DKI Jakarta itu dibuka pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Kejuaraan tersebut menjadi salah satu wadah kompetisi bagi atlet bola basket dari berbagai kelompok usia di wilayah DKI Jakarta. Selain memberikan pengalaman bertanding, ajang ini diarahkan untuk mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi atlet bola basket.
Kepala Dispora DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan olahraga memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar menentukan pemenang dalam sebuah pertandingan. Menurut dia, aktivitas olahraga dapat menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan hidup sehat dan produktif.
“Bagi saya, olahraga bukan sekadar pertandingan yang mencari juara, Olahraga adalah sarana membangun karakter, menumbuhkan disiplin, memperkuat kebersamaan, dan menggerakkan masyarakat menuju hidup yang lebih sehat dan produktif,” kata Andri saat Opening Ceremony Piala Kadispora DKI Jakarta Tahun 2026 Bola Basket 3x3 Road to PON Pantai I/2026 di Gelanggang Olahraga Jakata Timur, Jumat, 2 Oktober 2026.
Andri menyoroti perkembangan bola basket 3x3 yang terus meluas di tingkat nasional dan dunia. Format permainan yang berlangsung cepat menuntut pemain memiliki ketangkasan, kekompakan, serta kemampuan membaca situasi selama pertandingan.
Piala Kadispora DKI Jakarta 2026 pun memberikan ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan melalui persaingan antarklub. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi para pemain untuk memperoleh pengalaman bertanding sesuai dengan kelompok usia masing-masing.
“Oleh karena itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Piala Kadispora DKI Jakarta Tahun 2026 – Bola Basket 3x3 ini diselenggarakan sebagai wadah bagi para atlet bola basket untuk berkompetisi secara sehat, menguji kemampuan, serta meningkatkan prestasi,” ujar Andri.
Sebanyak 68 klub dari Provinsi DKI Jakarta ambil bagian dalam turnamen tersebut. Penyelenggara mempertandingkan 68 nomor pertandingan yang terbagi ke dalam enam kelompok, yakni kelompok usia (KU) 15 putra, KU-15 putri, KU-17 putra, KU-17 putri, KU-21 putra, dan KU-21 putri.
Rinciannya, KU-15 putra diikuti 12 tim dan KU-15 putri 12 tim. Kemudian KU-17 putra melibatkan 12 tim dan KU-17 putri 10 tim, sedangkan KU-21 putra diikuti 12 tim serta KU-21 putri sebanyak 10 tim.
“Melalui kejuaraan ini, saya berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet berbakat yang kelak mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional maupun internasional, termasuk pada Pekan Olahraga Nasional mendatang,” ucapnya.
Turnamen berlangsung selama tiga hari, mulai 2-4 Oktober 2026. Dispora DKI menempatkan kompetisi tersebut sebagai sarana memperkenalkan sekaligus memperluas minat masyarakat terhadap bola basket, terutama di kalangan generasi muda.

Peserta Piala Kadispora 2026 Kompetisi Basket 3x3 di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur, Jumat, 2 Oktober 2026.
Selain menjadi kompetisi, Piala Kadispora DKI Jakarta 2026 dimanfaatkan sebagai ajang uji tanding bagi para atlet. Pertandingan juga menjadi ruang untuk mengukur hasil latihan sekaligus melihat potensi atlet yang berpeluang memperkuat Jakarta pada PON Pantai I/2026 dan berbagai ajang olahraga lainnya.
“Olahraga bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga sarana membentuk karakter: disiplin, kerja keras, kerja sama tim, dan sportivitas,” kata Andri.
Andri meminta seluruh peserta mengedepankan sportivitas selama mengikuti pertandingan. Para atlet juga diingatkan untuk menghormati keputusan wasit dan panitia serta menjaga semangat fair play dalam setiap laga.
Pelatih, ofisial, dan suporter turut diminta ikut menjaga suasana pertandingan tetap aman dan kondusif. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan kompetisi sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas bola basket di Jakarta.
“Jadikan pertandingan ini sebagai ajang mempererat persaudaraan dan membangun jejaring antar-komunitas bola basket di Jakarta,” pesannya.
Dalam sambutannya, Andri juga memberikan perhatian kepada para orang tua atlet yang hadir mendampingi putra-putri mereka. Dukungan keluarga dinilai memiliki peran dalam memberikan semangat kepada atlet saat menjalani pertandingan.
Karena itu, para orang tua diajak untuk terus memberikan pendampingan kepada anak-anak mereka, tanpa menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran. Semangat untuk bekerja keras, menerima hasil pertandingan, dan tidak mudah menyerah menjadi nilai yang turut ditekankan.
“Saya mengajak Bapak/Ibu untuk terus mendampingi dan menyemangati putra-putri Bapak/Ibu apa pun hasil yang diraih, karena kemenangan sejati adalah ketika anak-anak kita belajar untuk bekerja keras, berjiwa besar, dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Penyelenggaraan Piala Kadispora DKI Jakarta 2026 juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Jakarta. Pembinaan diarahkan melalui tahapan pembibitan, pengembangan kemampuan, hingga peningkatan prestasi atlet.
Dispora DKI Jakarta menggandeng DPD PERBASI DKI Jakarta serta sejumlah unsur pendukung dalam pelaksanaan kejuaraan. Panitia, wasit, relawan, klub, pelatih, ofisial, dan suporter turut terlibat dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur.
“Semoga kerja sama yang telah terjalin ini terus berlanjut demi kemajuan olahraga di Jakarta,” harapnya.