Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%, Danantara Bidik Investasi Rp1.200 Triliun di 2027

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%, Danantara Bidik Investasi Rp1.200 Triliun di 2027

Husen Miftahudin • 8 October 2026 10:41

Jakarta: Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan kebutuhan investasi untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027 diperkirakan mencapai Rp1.200 triliun. Danantara akan mengambil bagian dalam upaya memenuhi kebutuhan investasi tersebut.

"Tahun 2027 kita berharap total dari APBN kita, investasi yang dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6 persen adalah Rp1.200 triliun. Peran inilah yang akan menjadi tugas Danantara," jelas Dony dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.

Dony menekankan kebutuhan investasi tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggungan pemerintah. Salah satu alternatif pembiayaan dapat berasal dari efisiensi belanja anggaran yang kemudian diarahkan untuk mendukung berbagai program investasi.

"Kalau kita bisa menghemat Rp200 triliun hari ini, dari berbagai macam pengeluaran yang tidak tepat guna, dan kita pakai itu untuk membiayai program. Kalau 10 kali di-multiple saja kita punya Rp2.000 triliun yang bisa kita lakukan untuk program dengan KPBU, public private partnership, yang kita cicil selama 10 tahun," tutur dia.

Menurut Dony, kebutuhan investasi tersebut berkaitan dengan agenda pemerintah untuk mengubah struktur perekonomian Indonesia. Transformasi diarahkan dari ketergantungan pada komoditas menuju penguatan sektor industri.

Untuk mendukung arah tersebut, pemerintah mendorong proses industrialisasi melalui penyesuaian sejumlah regulasi dan kebijakan.

"Karena itu pemerintahan hari ini sangat fokus terhadap bagaimana industrialisasi. Kita sedang banyak melakukan perubahan aturan-aturan dan mendorong terjadinya industrialisasi," ucap Dony.
 


Pecut Investasi Hilirisasi

Dony menyebut Danantara juga memiliki peran dalam menggerakkan investasi, termasuk pada sektor hilirisasi. Pada tahun ini, Danantara mengalokasikan investasi sebesar Rp225 triliun untuk mendukung agenda hilirisasi. Investasi tersebut diharapkan turut menciptakan lapangan pekerjaan baru seiring dengan pengembangan kegiatan industri.

"Di sinilah peran Danantara Indonesia yang men-trigger, mendorong terjadinya banyaknya investasi. Tahun ini kita berinvestasi Rp225 triliun dalam bentuk hilirisasi yang kita harapkan membuka lapangan pekerjaan baru," ujar dia.

Selain investasi langsung, Dony menyampaikan efisiensi anggaran serta pemanfaatan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) menjadi bagian dari strategi pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan investasi.


Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026


Skema KPBU atau public private partnership memungkinkan pembiayaan program dilakukan melalui kerja sama pemerintah dan pihak swasta dengan mekanisme pembayaran yang berlangsung dalam periode tertentu.

Dony menilai pendekatan tersebut menjadi bagian dari perubahan mendasar dalam pengelolaan perekonomian Indonesia ke depan.

"Jadi inilah, memang transformasi dari pengelolaan ekonomi kita ke depan, itu sangat fundamental," kata dia.

(Whisnu M)