Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: Dok. Antara.
BNPB: Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tembus 18.421 Hektare
Kautsar Widya Prabowo • 22 October 2026 17:55
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap data terbaru luas lahan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Total lahan yang terbakar mencapai 18.421 hektare.
“Paling banyak berasal dari Sumatra Selatan sebesar 5.194 hektare dan di Jambi sebesar 2.025 hektare,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers secara virtual, Kamis, 22 Oktober 2026.
Sementara itu, di Pulau Kalimantan, karhutla membakar 11.202 hektare lahan. Luas lahan ini tersebar di Kalimantan Tengah dengan jumlah 7.938 hektare, Kalimantan Selatan 1.974 hektare, serta Kalimantan Barat 1.290 hektare.
BNPB mengerahkan satgas darat dan udara dalam penanganan ini. Sebanyak 38.772 personel di Kalimantan dikerahkan yang mayoritasnya dikonsentrasikan di Kalimantan Tengah sebanyak 16.387 personel.
.jpg)
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan. Foto: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo.
Selain penanganan darat, BNPB mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah terdampak. Langkah ini guna memicu hujan buatan.
"Di Sumatra Selatan, di mana 4.000 kg dry ice atau es kering tersebut sudah disemaikan dan 8-800 kg NaCl atau garam sudah disemaikan di sekitar eh Palembang, Banyuasin, OKI, dan Ogan Ilir," kata Berton.