KM Sabuk Nusantara 48 siap melayani angkutan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). ANTARA/Ogen
Pelni Tanjungpinang Siapkan 3 Kapal untuk Mudik Lebaran 2026
Whisnu Mardiansyah • 13 March 2026 23:05
Tanjungpinang: Kantor Cabang Pelni Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), menyiapkan tiga kapal angkutan mudik Idulfitri 1447 Hijriah untuk rute antarpulau dalam provinsi hingga lintas provinsi di Indonesia. Tiga kapal tersebut adalah KM Bukit Raya, KM Tidar, dan satu kapal perintis Sabuk Nusantara 48.
Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang Putra Kencana mengatakan secara nasional, jumlah penumpang kapal Pelni tahun ini diprediksi naik sembilan persen dibandingkan periode sebelumnya.
"Secara nasional, tahun ini jumlah penumpang kapal Pelni diprediksi naik sembilan persen," kata Putra di Tanjungpinang, Kepri seperti dilansir Antara, Jumat, 13 Maret 2026.
Putra merincikan jadwal keberangkatan ketiga kapal tersebut. KM Bukit Raya dijadwalkan berangkat pada 14 Maret 2026 dari Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan, menuju Natuna, Anambas, hingga Surabaya. Total kapasitas plus dispensasi penumpang mencapai 1.256 orang.
KM Tidar berangkat pada 17 Maret 2026 dari Pelabuhan Kijang menuju Tanjung Priok dengan kapasitas plus dispensasi mencapai 2.700 penumpang. KM Sabuk Nusantara 48 dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026 dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju Dabok hingga Belinyu (pulang-pergi). Selanjutnya, kapal yang sama akan berlayar ke Pulau Tambelan pada 22 Maret 2026 dengan kapasitas penumpang tanpa dispensasi sebanyak 447 orang.
"Lonjakan arus mudik diperkirakan tanggal 17-18 Maret 2026," ungkap Putra.

Penumpang menaiki kapal Pelni. ANTARA/John Soplanit
Putra menambahkan ketiga kapal Pelni tersebut sudah dipastikan laik berlayar karena telah melewati tahapan ramp check sebelum menghadapi peak season mudik Lebaran.
Adapun tiket arus mudik 2026 sudah mulai dijual secara online melalui aplikasi Pelni Mobile dan saluran resmi lainnya. Masyarakat diimbau membeli tiket secara resmi, bukan melalui calo.
"Tahun ini, tak ada kuota mudik gratis antarpulau, kecuali rute Batam tujuan Belawan (Medan), kuotanya sekitar 250 penumpang," sebut Putra.