Proses sterilisasi dan pengamanan gereja di Kabupaten Bantul jelang Paskah. Metrotvnews.com/ Ahmad Mustaqim
Polres Bantul Sterilisasi Gereja Jelang Paskah
Ahmad Mustaqim • 2 April 2026 14:01
Bantul: Kepolisian Resor (Polres) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan sterilisasi sejumlah gereja menjelang perayaan Paskah 2026. Tim Den Gegana dari Satuan Brimob Polda DIY dilibatkan untuk memastikan sterilisasi menyeluruh di gereja-gereja besar di Kabupaten Bantul.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan pemeriksaan gereja-gereja dilakukan dengan berbagai peralatan khusus, mulai dari mirror, metal detector, XTS, hingga alat pendeteksi bahan kimia berbahaya seperti Red Eyex dan Chempro. Hampir setiap sudut bangunan dijamah oleh tim sterilisasi.
"Objek pemeriksaan meliputi gedung utama, mimbar, deretan kursi jemaat, ruang transit, hingga area parkir dan tenda tambahan. Di Gereja Salib Suci Gunung Sempu Kasihan maupun Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran dilakukan dengan pengawasan ketat dari jajaran Polres Bantul dan TNI," kata Bayu di Bantul, Kamis, 2 April 2026
Baca Juga :
Ia mengungkapkan fokus utama pengamanan meliputi Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Gereja Santo Yakobus Klodran, Gereja Santo Paulus Pringgolayan, Gereja Salib Suci Kasihan, serta Gereja Santo Theresia Gubug Sedayu. Menurut Bayu, aparat yang diterjunkan telah menjalankan prosedur tetap untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
"Kami mengerahkan personel terbaik bersama Tim Gegana Brimob Polda DIY guna memastikan seluruh lokasi ibadah dalam kondisi steril dan aman dari ancaman bahan peledak maupun zat kimia berbahaya lainnya," ujar Bayu.

Proses sterilisasi dan pengamanan gereja di Kabupaten Bantul jelang Paskah. Metrotvnews.com/ Ahmad Mustaqim
Pengamanan ini tidak hanya berhenti pada proses sterilisasi. Bayu menambahkan, personel gabungan akan terus bersiaga di setiap lokasi untuk mengawal jalannya ibadah dari awal hingga selesai.
"Kami berkomitmen menjamin kemerdekaan setiap warga negara dalam beribadah dengan tenang. Petugas akan tetap berjaga di lokasi selama rangkaian Paskah guna memantau situasi secara real-time dan memberikan perlindungan maksimal bagi jemaat," ucapnya.
Selama sterilisasi dan pemeriksaan tidak ditemukan hal yang membahayakan. Ia menyebut, pengamanan akan tetap dilanjutkan saat perayaan Paskah pada Jumat, 3 April 2026.