KAI Incar Pasar Premium Lewat Standarisasi dan Kereta Kompartemen

Direktur Komersial PT KAI, Dendy Kurniawan. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari

KAI Incar Pasar Premium Lewat Standarisasi dan Kereta Kompartemen

Eko Nordiansyah • 4 September 2026 14:18

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memfokuskan strategi bisnisnya untuk menarik pasar kelas atas. Langkah ini dilakukan melalui penyeragaman fasilitas gerbong serta penawaran pengalaman kereta kelas tinggi pada ajang KAI Expo 2026 yang berlangsung di Grand Atrium, Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Melalui pendekatan ini, KAI ingin mengubah cara pandang masyarakat dalam memilih moda transportasi darat. Faktor kenyamanan dan pengalaman perjalanan kini didorong menjadi alasan utama penumpang, melebihi pertimbangan harga tiket semata.

"Ke depannya itu orang naik kereta bukan karena pilihannya karena harga, tapi memang 'Saya mau naik kereta!'. Nah, itulah tujuannya ke sana, harga itu nomor dua. Makanya kita mengusung temanya itu experience," ujar Direktur Komersial PT KAI, Dendy Kurniawan dalam acara Pembukaan KAI Expo 2026 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat, 4 September 2026.

Untuk menjaga konsistensi layanan di kelas premium ini, KAI tengah menyiapkan langkah standarisasi interior dan konfigurasi tempat duduk di armada gerbongnya. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian kenyamanan bagi para penumpang di seluruh rangkaian kereta.


(Ilustrasi. Foto: Dok Tiket.com)

Uji coba pengalaman dan pemangkasan waktu tempuh

Dalam pameran kali ini, KAI menampilkan langsung mockup gerbong kelas Kompartemen agar pengunjung dapat merasakan langsung fasilitas mewah yang ditawarkan sebelum membeli tiket. Penawaran ini menjadi daya tarik utama bagi kelompok masyarakat yang mengutamakan privasi selama perjalanan.

"Kebetulan hari ini kita bawa mockup-nya kompartemen. Jadi bagi yang ingin melihat, yang selama ini mungkin kalau belum pernah coba hanya lihat di YouTube, bisa merasakan bagaimana experience-nya di sini," tambah Dendy.

Selain memperbaiki fasilitas fisik, peningkatan kualitas layanan premium ini juga diimbangi dengan penyesuaian operasional. KAI secara berkala merevisi Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) untuk memangkas waktu tempuh perjalanan, terutama pada jam-jam di luar puncak kepadatannya.

Rangkaian pembaharuan layanan dan efisiensi waktu tempuh ini diarahkan agar seluruh produk yang ditawarkan KAI memiliki nilai tambah (value for money) yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan oleh konsumen.

(Eko Nordiansyah)