Pemkot Solo Bakal Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo dengan Water Bombing

Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau kebakaran TPA Putri Cempo, Kamis malam, 3 September 2026. Metrotvnews.com/ Triawati Prihatsari.

Pemkot Solo Bakal Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo dengan Water Bombing

Triawati Prihatsari • 4 September 2026 07:33

Solo: Pemkot Solo menyiapkan metode water bombing untuk memadamkan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Rencananya, water bombing dilakukan Jumat pagi, 4 September 2026. 

Langkah tersebut disampaikan Wali Kota Solo Respati Ardi seusai mengikuti rapat koordinasi (rakor) darurat penanganan kebakaran TPA Putri Cempo, Kamis malam, 3 September 2026.

"Kita akan coba menggunakan water bombing bantuan dari Polda Jateng. Saya ucapkan terima kasih kepada Polda dan seluruh stakeholder yang ikut terlibat," kata Respati di Solo. 

Respati mengatakan Pemkot akan menambah personel dari TNI, Polri, dan relawan untuk memperkuat penanganan kebakaran. Dia mengakui pemadaman api di Putri Cempo terkendala di beberapa titik karena tidak terjangkau armada. Maka metode water bombing dipilih untuk menangani titik api yang sulit dijangkau. 

"Api ini ada di dalam dan sulit dijangkau. Menurut laporan rekan-rekan Damkar dan BPBD, akan lebih efektif apabila besok pagi menggunakan cairan khusus yang dimiliki Damkar. Kendalanya jarak. Jarak jangkauan dari armada rekan-rekan Damkar tidak bisa mencapai," jelas Respati. 


Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau kebakaran TPA Putri Cempo, Kamis malam, 3 September 2026. Metrotvnews.com/ Triawati Prihatsari.

Di sisi lain, ia menegaskan penanganan kebakaran dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan lembaga terkait. Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan armada dari seluruh kabupaten sekitar yakni Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Wonogiri, dan Karanganyar.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan beberapa instansi ikut serta membantu. Ini gotong royong dari seluruh lembaga. Dan dari kabupaten sekitar, dengan gotong royong dan kebersamaan dengan seluruh stakeholder, penambahan personel ini insyaallah secepatnya akan selesai," ungkap Respati. 



(Deny Irwanto)