Empat Tentara Yaman Tewas dalam Bentrokan dengan Houthi

Bendera Yaman. (Anadolu Agency)

Empat Tentara Yaman Tewas dalam Bentrokan dengan Houthi

Muhammad Reyhansyah • 2 September 2026 15:07

Sanaa: Empat tentara Pasukan Perlawanan Nasional yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman tewas dalam bentrokan dengan kelompok Houthi dalam beberapa hari terakhir.

Melansir Anadolu, Rabu, 2 September 2026, Pasukan Angkatan Laut Perlawanan Nasional mengatakan keempat personelnya tewas saat menjalankan tugas menghadapi apa yang mereka sebut sebagai "aktivitas teroris Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan sekutunya di Yaman," yang merujuk pada kelompok Houthi.

Pernyataan yang disiarkan stasiun televisi Al-Joumhouria tersebut tidak menjelaskan lokasi maupun waktu pasti bentrokan, serta tidak merinci kondisi yang menyebabkan keempat personel tewas.

Kematian tersebut terjadi di tengah meningkatnya kembali bentrokan antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi dalam beberapa pekan terakhir. Eskalasi berlangsung ketika Yaman masih menghadapi salah satu krisis kemanusiaan dan ekonomi terburuk di dunia.

Yaman relatif tenang sejak 2022 setelah bertahun-tahun dilanda perang antara pemerintah dan Houthi. Kelompok Houthi telah menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah lainnya sejak 2014.

Pasukan pemerintah Yaman mendapat dukungan koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah yang diakui secara internasional. Sementara itu, Iran dituduh memberikan dukungan kepada Houthi, yang pada Juli lalu mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi.

Baca juga: Yaman Klaim Cegat 4 Kapal Berisi Bahan Peledak Milik Houthi di Laut Merah

(Willy Haryono)