BI Kucurkan Likuiditas hingga Rp930 Triliun Lewat Repo dan FX Swap

Gubernur BI Destry Damayanti dalam Acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia. Foto: Metrotvnews.com/Selsha Septifanie Gunawan.

BI Kucurkan Likuiditas hingga Rp930 Triliun Lewat Repo dan FX Swap

Husen Miftahudin • 3 September 2026 13:15

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyiapkan likuiditas melalui sejumlah instrumen untuk menjaga kecukupan dana di sistem keuangan. Gubernur BI Destry Damayanti menyebut likuiditas melalui repo termasuk transaksi FX swap telah mencapai sekitar Rp920 triliun hingga Rp930 triliun.

"Yang penting Bank Indonesia pun juga menyiapkan likuiditas dalam bentuk repo, tadi saya enggak sempat tampilkan. Tapi kalau kita lihat repo termasuk FX swap, jadi dana asing masuk kemudian dia dirupiahkan, itu sudah mencapai sekitar Rp920 triliun-Rp930 triliun. Artinya itu kan likuiditas yang kembali ke sistem," ujar Destry dalam Acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Destry mengatakan persoalan likuiditas tidak hanya menjadi perhatian bank sentral, tetapi juga pemerintah. Oleh karena itu, koordinasi diperlukan terutama berkaitan dengan penempatan hingga penarikan dana pemerintah di perbankan.

"Kemudian kapan akan ditariknya itu juga kita sudah bicara dan sekarang sudah ada timeline-nya juga. Jadi kembali lagi ini kan masalah sinergi ya, karena likuiditas ini menjadi PR bukan hanya BI tapi juga pemerintah," jelas dia.

Ia menilai komunikasi antara pemerintah dan bank sentral menjadi salah satu kunci dalam menjaga likuiditas di sistem keuangan. "Kuncinya kan komunikasi yang baik, itu saja," tegas Destry.
 

(Gedung Bank Indonesia. Foto: dok MI/Ramdani)

Repo dan FX Swap jadi instrumen likuiditas


BI menggunakan transaksi repo sebagai salah satu instrumen operasi moneter untuk menyediakan likuiditas bagi perbankan. Melalui transaksi tersebut, bank dapat memperoleh likuiditas dengan mekanisme transaksi surat berharga sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain repo, BI menggunakan instrumen FX swap untuk mengelola likuiditas. Transaksi tersebut memungkinkan pertukaran valuta asing dan rupiah dalam jangka waktu tertentu.

Penggunaan kedua instrumen tersebut menjadi bagian dari upaya BI menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sistem perbankan. (Selsha Septifanie Gunawan)

(Husen Miftahudin)