Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Anadolu Agency)
Presiden Iran Kritik Respons Dunia terhadap Aksi Israel di Timur Tengah
Willy Haryono • 5 July 2026 08:46
Teheran: Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam lembaga-lembaga internasional yang dinilainya gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri acara peringatan bagi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Sabtu, 4 Juli 2026.
Dalam pidatonya di Summit Hall, Teheran, Pezeshkian mengatakan organisasi internasional dan pihak yang mengatasnamakan hak asasi manusia seharusnya berupaya mencegah aksi pembunuhan yang ditargetkan. Namun, menurutnya, dukungan politik dan logistik justru terus diberikan.
Dikutip dari TRT World, Minggu, 5 Juli 2026, ia juga menuding Israel telah menyerang sejumlah negara di kawasan dan menjadi penyebab berbagai krisis serta instabilitas di Timur Tengah.
Menurut Pezeshkian, negara-negara Muslim bukan pihak yang memulai agresi tersebut.
Selain menyinggung situasi kawasan, Pezeshkian juga berbicara mengenai dimulainya era kepemimpinan baru di Iran setelah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.
Ia mengatakan kepemimpinan saat ini memikul tanggung jawab besar untuk melanjutkan cita-cita revolusi, memperkuat persatuan umat Islam, serta memperluas solidaritas di antara negara-negara Muslim.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah rangkaian prosesi penghormatan terakhir bagi Khamenei yang berlangsung di Masjid Imam Khomeini Mosalla, Teheran. Ribuan pelayat menghadiri upacara tersebut.
Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Peristiwa itu memicu konflik selama beberapa pekan sebelum kedua negara menyepakati penghentian pertempuran melalui mediasi Pakistan, yang kemudian dilanjutkan dengan kesepakatan sementara pada Juni.
Berdasarkan jadwal resmi, rangkaian upacara penghormatan di Teheran akan berlangsung hingga akhir pekan dengan dihadiri kepala negara, pejabat senior, dan tokoh agama.
Prosesi penghormatan untuk masyarakat dijadwalkan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, sementara iring-iringan pemakaman utama akan digelar di Teheran pada Senin.
Setelah itu, rangkaian prosesi akan berlanjut ke Kota Qom pada 7 Juli. Sehari kemudian, upacara dijadwalkan berlangsung di Baghdad, Najaf, dan Karbala, Irak, sebelum jenazah dibawa ke Kota Mashhad untuk dimakamkan di Kompleks Imam Ali Reza pada 9 Juli.
Baca juga: Ribuan Pelayat Hadiri Hari Kedua Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei