BNPB Sebut Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Capai 50 Persen

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan. Metrotvnews.com/ Hendrik Somorangkir

BNPB Sebut Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Capai 50 Persen

Hendrik Simorangkir • 7 July 2026 20:39

Tangerang: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, telah mencapai 50 persen dari total area terdampak seluas 18 hektare. Namun, proses pemadaman masih terkendala karena karakteristik TPA tersebut menyerupai lahan gambut.

"Saat ini sudah hampir 50 persen lahan kebakaran kita kendalikan. Karena kita sudah menyasar ke arah barat TPA Jatiwaringin," ujar Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, Selasa, 7 Juli 2026.

Djohan menjelaskan petugas kesulitan menjangkau titik api yang tertutup tumpukan sampah, seperti plastik dan pecahan kaca. Untuk mengatasinya, BNPB menyemprotkan air dari permukaan dan mengerahkan alat berat guna membongkar tumpukan sampah yang masih menyimpan bara api.


"Saat ini perkembangannya sudah sangat signifikan. Titik api sudah hampir tidak ada, namun jika terkena angin kencang memang asap masih bisa muncul. Metode penguraian dengan alat berat seperti buldozer dan ekskavator dikerahkan, untuk mengais dan membongkar tumpukan sampah yang masih mengeluarkan asap," jelas Djohan. 


Pemadaman darat kebakaran TPA Jatiwaringin, Tangerang, pada Senin, 6 Juli 2026. (Dokumentasi/ BNPB)


Untuk mempercepat mobilitas petugas di darat, puluhan mobil tangki air berkapasitas 4.000 hingga 5.000 liter dikerahkan. Upaya itu dilakukan agar mobil pemadam tidak perlu meninggalkan lokasi untuk pengisian ulang.

"Selain itu, sebanyak 500 personel gabungan kini difokuskan untuk menggempur area sektor barat mengikuti arah embusan angin. Selain jalur darat, operasi udara juga terus dioptimalkan," kata Djohan.

Selain operasi darat, BNPB mengoptimalkan pemadaman melalui udara dengan menyiagakan empat helikopter water bombing untuk menjangkau titik api yang sulit diakses petugas.

(Silvana Febiari)