Prabowo Percepat Program Perumahan Rakyat Demi Atasi Ketidakadilan Sosial

Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo. Foto: Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Prabowo Percepat Program Perumahan Rakyat Demi Atasi Ketidakadilan Sosial

Fachri Audhia Hafiez • 16 March 2026 16:45

Jakarta: Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mempercepat program pembangunan perumahan rakyat sebagai langkah strategis mengatasi ketidakadilan sosial di Indonesia. Proyek yang menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memastikan akses hunian layak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

“Ada kesan bahwa yang dapat perumahan ini kelas menengah ke atas. Padahal sesungguhnya yang membutuhkan bukan hanya kelas menengah ke atas, tetapi juga yang di bawah kelas menengah,” ujar Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo dalam acara groundbreaking program tiga juta rumah di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.
 


Hashim menjelaskan bahwa pembentukan Satgas Perumahan sejak dua tahun lalu merupakan instruksi langsung Presiden untuk memangkas hambatan birokrasi dalam penyediaan rumah. Langkah ini dipandang krusial agar nilai keadilan sosial yang terkandung dalam sila kelima Pancasila tidak sekadar menjadi wacana, melainkan diwujudkan dalam kebijakan nyata yang menyentuh rakyat.

“Maka Satgas Perumahan dibentuk dua tahun lalu agar supaya mempercepat proses ini untuk memenuhi sila kelima kita. Agar supaya Pancasila bukan hanya slogan-slogan kosong saja,” tegas Hashim.

Ia pun mengkritisi fokus pembangunan selama ini yang dinilai kurang memberikan porsi seimbang pada implementasi keadilan sosial. Menurutnya, percepatan pembangunan hunian yang dimulai saat ini adalah pembuktian kehadiran negara bagi rakyat yang selama ini merasa diabaikan.


Foto: Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

“Sekarang, dengan program yang kita saksikan hari ini, kita wujudkan hari ini. Kita mulai hari ini menuju sila kelima, supaya rakyat kita betul-betul merasakan manfaat nyata daripada kehadiran Pancasila sebagai ideologi negara,” ucap Hashim.

Selain aspek sosial, Hashim menambahkan bahwa sektor perumahan merupakan mesin penggerak ekonomi yang kuat. Masifnya pembangunan rumah rakyat diprediksi akan menghidupkan berbagai industri turunan, mulai dari bahan bangunan hingga sektor furnitur, yang pada akhirnya akan memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)