Nama Paling Populer di Indonesia Berdasarkan Generasi, Siapa Saja?

Ilustrasi freepik

Nama Paling Populer di Indonesia Berdasarkan Generasi, Siapa Saja?

Putri Purnama Sari • 17 March 2026 14:21

Jakarta: Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap fakta menarik terkait nama yang paling banyak digunakan di Indonesia berdasarkan generasi.

Informasi tersebut disampaikan oleh Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi dalam Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 yang diunggah pada Kamis, 12 Maret 2026 melalui kanal YouTube resmi Dukcapil Kemendagri.

Data ini menunjukkan bahwa setiap generasi di Indonesia memiliki kecenderungan berbeda dalam memilih nama. Mulai dari nama yang sederhana dan tradisional hingga nama modern yang lebih panjang dan sarat makna.

Dari data tersebut terdapat satu nama yang kerap kali digunakan hingga dua generasi, pada generasi Millenial hingga generasi Z nama tersebut adalah "Sri Wahyuni".

"Generasi millenial ada Herman, Sutrisno, Wahyudi, Nurhayati, Sri Wahyuni. Tapi di generasi Z, Sri Wahyuni masih ada," kata Teguh yang dikutip Selasa, 17 Maret 2026.

Daftar Nama yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia Berdasarkan Generasi



Berikut adalah daftar nama yang paling banyak digunakan di Indonesia berdasarkan generasi.

1. Generasi Baby Boomer

Generasi ini identik dengan nama-nama sederhana dan bernuansa tradisional.

Laki-laki:
  • Slamet (38.530)
  • Sutrisno (28.671)
  • Supardi (26.608)
Perempuan:
  • Aminah (37.348)
  • Nurhayati (37.068)
  • Sumiati (35.545)
Nama pada generasi ini umumnya berasal dari bahasa Jawa atau memiliki nuansa religius sederhana.
2. Generasi X

Mulai muncul variasi nama, namun masih kental dengan nuansa lokal.

Laki-laki:
  • Sutrisno (65.907)
  • Mulyadi (52.298)
  • Slamet (50.104)
Perempuan:
  • Nurhayati (105.553)
  • Sulastri (85.671)
  • Sumiati (78.413)
Nama seperti “Nurhayati” menjadi sangat dominan di generasi ini.

3. Generasi Milenial

Perubahan mulai terlihat, dengan kombinasi nama modern dan tradisional.

Laki-laki:
  • Herman (44.299)
  • Sutrisno (42.266)
  • Wahyudi (40.319)
Perempuan:
  • Nurhayati (89.626)
  • Sri Wahyuni (80.418)
  • Ernawati (62.526)
Nama-nama masih familiar, namun mulai dipengaruhi gaya yang lebih modern.

4. Generasi Z

Nama menjadi lebih singkat, simpel, dan modern.

Laki-laki:
  • Ardiansyah (18.008)
  • Aldi (17.700)
  • Wahyudi (16.187)
Perempuan:
  • Sri Wahyuni (26.343)
  • Siti Aisyah (24.753)
  • Fitriani (22.076)
Mulai terlihat perpaduan antara nama Islami dan modern.

5. Generasi Alpha

Generasi terbaru menunjukkan tren nama yang lebih panjang, unik, dan bernuansa Islami.

Laki-laki:
  • Muhammad Al Fatih (27.715)
  • Muhammad Rafa Azka Putra (11.237)
  • Muhammad Yusuf (9.933)
Perempuan:
  • Siti Aisyah (14.781)
  • Aisyah Ayudia Inara (13.997)
  • Alika Naila Putri (12.407)
Nama di generasi ini cenderung lebih variatif, terdiri dari beberapa kata, dan memiliki makna mendalam.
 

Jumlah penduduk Indonesia

Dukcapil Kemendagri mengumumkan Data Kependudukan Bersih Semester II 2025. Teguh mengatakan, jumlah penduduk Indonesia per 31 Desember 2025 mencapai 288.315.089 jiwa. 

Angka tersebut meningkat 1.621.396 jiwa dibandingkan dengan data pada semester pertama 2025. "Kita sudah jauh sekali, sudah 288.315.089 jiwa, di mana laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan," kata Teguh.

Jumlah penduduk laki-laki tercatat 145.498.092 jiwa, sedangkan perempuan 142.816.997 jiwa. Teguh mengatakan dari seluruh penduduk Indonesia, terdapat sekitar 211 juta orang yang wajib memiliki KTP elektronik. 

Dari 288 juta penduduk Indonesia, 211 juta di antaranya masuk kategori wajib KTP-elektronik. Sebanyak 206,4 juta orang sudah merekam KTP atau sekitar 97 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)