Pemerintah Diminta Segera Mitigasi Bandara Rawan Buntut Penembakan Pilot Smart Air

Pilot senior, Capt Daniel Putut Kuncoro Adi di rumah duka Capt Egon Erawan di Tangerang Selatan. Metrotvnews.com/Hendrik Simorangkir

Pemerintah Diminta Segera Mitigasi Bandara Rawan Buntut Penembakan Pilot Smart Air

Hendrik Simorangkir • 13 February 2026 10:40

Tangerang: Captain pilot dan co-pilot maskapai Smart Air tewas dalam peristiwa penembakan pesawat komersial Smart Air di Bandara Korowai Batu, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu, 11 Februari 2026. Pemerintah diminta segera memitigasi bandara-bandara rawan di Indonesia.

"Kalangan pilot berharap para penerbang yang tugas di daerah-daerah rawan ini, menjadi atensi pemerintah untuk khususnya menjaga. Karena tanpa pesawat, tanpa transportasi udara, daerah-daerah terisolir ini sangat susah dicapai. Serta untuk bersama-sama menganggap bahwa bandara ini adalah objek vital," ujar pilot senior, Capt Daniel Putut Kuncoro Adi di rumah duka Capt Egon Erawan di Tangsel, Kamis, 12 Februari 2026.

Putut mengatakan, untuk menjadi seorang pilot yang terbang di daerah terisolasi, dibutuhkan keterampilan profesional tinggi untuk mendarat di bandara perintis. Oleh karena itu, pemerintah juga perlu terlibat dengan menetapkan standar keamanan di bandara-bandara tersebut.
 


"Dengan gugurnya rekan kita ini, tentunya menjadi pemikiran kita semua untuk bagaimana sebetulnya memitigasi supaya kejadian ini tidak terulang kembali," kata Putut.

Berdasarkan Keppres 63 Tahun 2004 tentang pengamanan objek vital, kejadian ini menegaskan pentingnya bandar udara tersebut. Hal ini demi memastikan kelancaran konektivitas sebagai objek vital nasional.

"Kita harus benar-benar bisa mempersiapkan standar keamanan seperti apa, standar keselamatan seperti apa. Dan harapannya tentu dengan zona merah tadi yang sudah kita identifikasi, ada pengamanan-pengamanan tambahan, pengamanan ekstra yang khusus," jelas Putut.

Putut turut menyampaikan duka citanya atas gugurnya pilot dalam tugas di Bandar Udara Korowai Batu di Kabupaten Boven Digoel. "Semoga amal ibadahnya diterima dan segala kesalahannya dimaafkan, dan turut berduka cita kepada keluarga, semoga diberikan ketabahan, keikhlasan atas kejadian musibah ini," ungkap Putut.

Putut berharap, pilot yang terbang di daerah rawan agar meningkatkan situasional awareness-nya, serta menjaga keamanan dan keselamatan. 


Evakuasi korban penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu. (Dokumentasi/Istimewa)

Satu dari dua korban pilot yang tewas ditembak di Papua berdomisili di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Peti jenazah Capt Egon Erawan tiba di rumah duka perumahan Flamboyan Lestari, Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur pada pukul 17.35 WIB.

Setiba mobil jenazah tiba di rumah duka lantunan salawat berkumandang. Suasana duka langsung menyelimuti keluarga serta kerabat almarhum Capt Egon.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)