Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan kesiapsiagaan penuh selama Ramadan 1447 H melalui Apel Siaga Kamtibmas di Jakarta. (Foto: Dok. Metro TV)
Ramadan, Polda Metro Jaya Siagakan Personel 24 Jam
Patrick Pinaria • 14 February 2026 21:40
Jakarta: Polda Metro Jaya menegaskan kesiapsiagaan penuh selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah melalui Apel Siaga Kamtibmas di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial.
"Apel kamtibmas ini bukan sekadar seremonial. Kami ingin mewujudkan Jakarta yang aman dan tertib bersama seluruh elemen masyarakat," ujar Kombes Pol Budi.
Ia menyebut sekitar 10.000 peserta hadir dalam apel tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat.
"Pertama, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi potensi masyarakat dan organisasi masyarakat. Kita juga melihat adik-adik pelajar turut hadir. Yang istimewa hari ini adalah kehadiran sekitar 10.000 peserta. Ini menunjukkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat yang sangat tinggi dalam menjaga Jakarta untuk Indonesia," lanjutnya.
Personel disiagakan 24 jam untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama Ramadan di Jakarta. (Foto: Dok. Metro TV)
Polda Metro Jaya memetakan sejumlah potensi kerawanan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan, mulai dari sahur on the road, pasar tumpah, pusat perbelanjaan, hingga kegiatan berbagi takjil.
"Kami melihat adanya peningkatan aktivitas masyarakat, baik pagi, siang, sore, malam, hingga dini hari. Misalnya kegiatan sahur on the road, pasar tumpah, pusat perbelanjaan, hingga kegiatan berbagi takjil," tutur Kombes Pol Budi.
Terkait pengamanan, personel disiagakan selama 24 jam.
"Betul. Kami melakukan kesiapsiagaan penuh. Deklarasi 'Jaga Jakarta untuk Indonesia' membangun komitmen bersama bahwa menjaga Jakarta adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat," katanya.
Selain potensi kriminalitas, antisipasi juga dilakukan terhadap faktor cuaca dan kemungkinan bencana. Sinergi dilakukan bersama TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BMKG, Dinas Kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
"Kami juga menggandeng tokoh agama dan komunitas untuk membangun toleransi. Toleransi sangat penting agar setiap umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan saling menghormati," tuturnya.
Di akhir keterangannya, ia mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan.
"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman dan tertib," ujarnya.
"Kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi masyarakat Muslim di DKI Jakarta. Mari bersama-sama mengawal bulan suci Ramadan agar berlangsung lancar, khusyuk, dan penuh sinergi dalam kebaikan," tuturnya.